Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto saat meninjau salah satu titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).(Dokumentasi YouTube Sekretariat Presiden)

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto saat meninjau salah satu titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).(Dokumentasi YouTube Sekretariat Presiden)

Kubu Raya, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).

Peninjauan tersebut berlangsung setelah Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Pangkalan TNI AU Supadio. Presiden datang untuk melihat kondisi nyata di lapangan sekaligus memastikan petugas menangani kebakaran secara langsung.

Setibanya di Kalimantan Barat, Prabowo meminta jajaran terkait memaparkan kondisi terbaru karhutla berdasarkan pemantauan satelit selama 24 jam terakhir.

Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI (Purn) Asrianus Bulo melaporkan terdapat 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan Barat. Data tersebut menunjukkan adanya indikasi titik api dan asap.

Baca Juga :  Purbaya Belum Tahu Sumber Anggaran Sapi Kurban Prabowo, Nilainya Rp100 Miliar

Selain itu, BNPB mencatat 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah. Jika seluruh kategori digabungkan, terdapat 3.704 hotspot yang terpantau dalam 24 jam terakhir.

Hotspot Tersebar di Sejumlah Wilayah

Bulo menyebut titik panas paling banyak berada di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, dan Kayong Utara menjadi wilayah yang mendapat perhatian. Titik panas juga muncul di bagian timur Kalimantan Barat, seperti Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas.

Prabowo kemudian melihat langsung kondisi lahan yang terbakar. Sejumlah petugas masih melakukan pemadaman menggunakan selang air di lokasi.

Asap tipis terlihat menyelimuti kawasan tersebut. Kondisi lahan gambut yang kering juga menjadi tantangan bagi petugas dalam menangani kebakaran.

Baca Juga :  DAPIN Ramai di Facebook, Pengguna Keluhkan Teror Penagihan dan Dugaan Penyebaran Data Pribadi

Pemerintah Tambah Personel dan Helikopter

Setelah rapat penanganan karhutla, pemerintah menyiapkan tambahan kekuatan untuk mempercepat pemadaman.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pemerintah akan menambah sekitar 1.500 personel serta enam helikopter untuk mendukung penanganan karhutla.

Pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC). Berdasarkan prakiraan, potensi awan di Kalimantan Barat muncul pada 23-27 Agustus 2026 sehingga pemerintah akan memanfaatkannya untuk mendukung penanganan karhutla.

Kunjungan Prabowo ke Kalimantan Barat menjadi bagian dari langkah pemerintah mempercepat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.

Sehari sebelumnya, Presiden telah memerintahkan jajaran TNI dan Polri turun langsung menangani kebakaran bersama pemerintah daerah dan masyarakat. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen
DPR Ingin Pemilik dan Pihak yang Untung dari Truk ODOL Ikut Ditindak, Bukan Sopir Saja
Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta untuk Haji 2027, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
Threads Belum Laporkan Penonaktifan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Minta Meta Bertindak
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,2 Juta
Biaya Haji 2027 Jangan Bebani Jemaah, DPR Masih Dalami Skema 52:48
DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia, 141 Pasal Atur Data Nasional hingga Keamanan Data
Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR Ingin Pemilik dan Pihak yang Untung dari Truk ODOL Ikut Ditindak, Bukan Sopir Saja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta untuk Haji 2027, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Threads Belum Laporkan Penonaktifan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Minta Meta Bertindak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,2 Juta

Berita Terbaru