Asing Net Sell Rp194 Miliar di BEI, BMRI hingga ANTM Paling Banyak Dijual

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026).  Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Jakarta, APGtimes.com – Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net sell di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi pertama perdagangan, Kamis (8/10/2026).

Berdasarkan data BEI, net sell asing mencapai Rp194,24 miliar. Nilai tersebut berasal dari transaksi pembelian sebesar Rp1,53 triliun dan penjualan Rp1,73 triliun.

Tekanan Jual Asing Menyasar Saham Big Caps

Tekanan jual investor asing terutama menyasar saham berkapitalisasi besar atau big caps. Dalam perdagangan tersebut, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net sell asing terbesar.

Nilai penjualan bersih BMRI mencapai Rp37,64 miliar. Sementara itu, investor asing menjual sekitar 9,25 juta saham BMRI.

Kemudian, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat net sell asing sebesar Rp35,85 miliar. Setelah itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat net sell Rp34,49 miliar.

Selanjutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat tekanan jual sebesar Rp31,92 miliar. Adapun PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat net sell Rp27,60 miliar.

Di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga mengalami net sell asing sebesar Rp17,59 miliar.

Baca Juga :  Harga Emas Jambi Hari Ini Turun, Perhiasan Rp8,55 Juta per Mayam dan Antam Rp2,689 Juta

20 Saham Paling Banyak Dijual Asing

Berikut daftar 20 saham dengan net sell asing terbesar pada sesi pertama perdagangan:

  • BMRI: Rp37,64 miliar
  • BUMI: Rp35,85 miliar
  • ANTM: Rp34,49 miliar
  • TPIA: Rp31,92 miliar
  • AMMN: Rp27,60 miliar
  • BBRI: Rp17,59 miliar
  • SINI: Rp16,06 miliar
  • UNTR: Rp13,02 miliar
  • BREN: Rp12,41 miliar
  • CUAN: Rp11,39 miliar
  • PTRO: Rp11,24 miliar
  • JARR: Rp10,29 miliar
  • BRIS: Rp8,49 miliar
  • SRSN: Rp8,11 miliar
  • AADI: Rp8,06 miliar
  • PTBA: Rp7,85 miliar
  • ISAT: Rp7,28 miliar
  • BULL: Rp7,08 miliar
  • SQMI: Rp6,12 miliar
  • DSSA: Rp5,80 miliar

BBCA Jadi Saham yang Paling Banyak Dibeli

Meski investor asing mencatat net sell secara keseluruhan, sejumlah saham justru mendapat aliran dana asing. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan net buy terbesar.

Nilai net buy BBCA mencapai Rp48,78 miliar. Berikutnya, PT Astra International Tbk (ASII) mencatat pembelian bersih Rp44,42 miliar.

Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat net buy asing sebesar Rp43,53 miliar. Kemudian, ULTJ membukukan net buy Rp20,56 miliar.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Oktober 2026, Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram

20 Saham dengan Net Buy Asing

Selain BBCA, ASII, dan GOTO, investor asing juga membeli sejumlah saham lainnya. Berikut daftarnya:

  • BBCA: Rp48,78 miliar
  • ASII: Rp44,42 miliar
  • GOTO: Rp43,53 miliar
  • ULTJ: Rp20,56 miliar
  • MEDC: Rp10,15 miliar
  • EMAS: Rp10,07 miliar
  • BFIN: Rp9,34 miliar
  • MDKA: Rp8,12 miliar
  • TLKM: Rp7,58 miliar
  • GULA: Rp5,26 miliar
  • KLBF: Rp4,98 miliar
  • AMRT: Rp4,48 miliar
  • MMIX: Rp3,94 miliar
  • ICBP: Rp3,86 miliar
  • INET: Rp3,67 miliar
  • GGRM: Rp3,62 miliar
  • INDF: Rp2,71 miliar
  • NEST: Rp2,58 miliar
  • NCKL: Rp2,42 miliar
  • BDMN: Rp2,38 miliar

Dengan demikian, investor asing masih mencatat tekanan jual pada sesi pertama perdagangan. Namun, di saat yang sama, sejumlah saham tetap menarik pembelian asing.

Aliran dana terbesar masuk ke BBCA, ASII, dan GOTO. Sebaliknya, BMRI, BUMI, dan ANTM menjadi beberapa saham yang paling banyak dilepas investor asing. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Luhut Tegaskan Indonesia Tak Akan Kolaps, Investor Diminta Jangan Ragu Tanam Modal
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Oktober 2026, Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama
Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen
Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB
Dana Abadi Kebencanaan Rp8,3 Triliun Dikelola BPDLH, Hasilnya Biayai Asuransi Aset Negara
Harga Emas Antam Hari Ini 3 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Jadi Rp2,574 Juta
PPh 21 2027 Berlanjut, Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Jadi Sasaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Asing Net Sell Rp194 Miliar di BEI, BMRI hingga ANTM Paling Banyak Dijual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Luhut Tegaskan Indonesia Tak Akan Kolaps, Investor Diminta Jangan Ragu Tanam Modal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Oktober 2026, Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen

Berita Terbaru