Jakarta, APGtimes.com – Garmin memperkenalkan smartwatch premium terbaru, Approach S72, yang dirancang khusus untuk membantu aktivitas bermain golf. Perangkat ini membawa peta digital lebih dari 43.000 lapangan golf di berbagai negara serta fitur analisis ayunan untuk membantu pemain menyusun strategi pukulan.
Garmin meluncurkan jam tangan pintar tersebut pada Rabu (7/10/2026). Selain fitur golf, Approach S72 juga menawarkan layar AMOLED, pemantauan kesehatan, GPS multiband, hingga fasilitas panggilan telepon melalui ponsel yang kompatibel.
Garmin Approach S72 Dilengkapi Peta 43.000 Lapangan Golf
Salah satu fitur utama Garmin Approach S72 ialah akses ke peta digital lebih dari 43.000 lapangan golf di seluruh dunia. Melalui fitur ini, pemain dapat memeriksa kondisi lapangan dan memperkirakan jarak menuju target pukulan.
Smartwatch ini juga menampilkan citra udara lapangan serta informasi kontur di sekitar area green. Informasi tersebut membantu pemain membaca kemiringan permukaan ketika melakukan pukulan akhir atau putting.
Selain itu, Approach S72 mampu merekam sejumlah gerakan tubuh yang berkaitan dengan permainan golf. Perangkat ini dapat mengukur kecepatan tangan, panjang ayunan ke belakang atau backswing, serta rotasi pergelangan tangan secara langsung.
Virtual Caddie Bantu Menentukan Strategi Pukulan
Garmin menyertakan fitur Virtual Caddie untuk membantu pemain mempertimbangkan strategi pukulan. Fitur ini memberikan panduan berdasarkan informasi permainan yang tersedia.
Sementara itu, PlaysLike Distance memperkirakan jarak pukulan dengan mempertimbangkan faktor lingkungan, seperti ketinggian dan angin. Dengan informasi tersebut, pemain dapat menyesuaikan pilihan tongkat dan strategi permainan.
Kombinasi peta digital dan analisis pukulan membuat Approach S72 tidak hanya berfungsi sebagai jam tangan pintar. Garmin juga merancang perangkat ini sebagai pendamping untuk membantu pemain memahami kondisi lapangan.
Layar AMOLED dan Baterai hingga 10 Hari
Garmin Approach S72 menggunakan layar AMOLED berukuran 1,3 inci. Garmin juga membekali perangkat ini dengan bezel titanium, kaca kristal safir yang tahan gores, serta tali kain ComfortFit.
Dari sisi daya, baterainya mampu bertahan hingga 10 hari dalam mode smartwatch. Saat pengguna mengaktifkan GPS untuk bermain golf, daya tahan baterai mencapai sekitar 15 jam.
Perangkat ini juga memiliki lampu senter LED untuk mendukung penggunaan dalam kondisi minim cahaya. Garmin menawarkan dua pilihan ukuran, yakni 43 mm dan 47 mm, dengan bobot mulai dari 41 gram.
Untuk pilihan warna, konsumen dapat memilih varian hitam atau abu-abu.
Fitur Kesehatan hingga Panggilan Telepon
Selain mendukung permainan golf, Approach S72 membawa sejumlah fitur pemantauan kesehatan. Garmin menyertakan aplikasi elektrokardiogram (ECG) untuk membantu mendeteksi tanda-tanda fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung.
Fitur lainnya mencakup pemantauan variabilitas detak jantung (HRV), kadar oksigen darah, kualitas tidur, serta rangkuman performa dan data detak jantung pada setiap lapangan golf yang dimainkan.
Garmin juga menyematkan mikrofon dan speaker. Melalui ponsel yang kompatibel, pengguna dapat melakukan panggilan telepon serta mengakses asisten suara.
Untuk kebutuhan sehari-hari, smartwatch ini mendukung penyimpanan musik secara offline melalui layanan seperti Spotify. Pengguna juga dapat memanfaatkan Garmin Pay untuk pembayaran nirkontak serta GPS multiband untuk melacak aktivitas luar ruangan.
Harga Garmin Approach S72 Mulai Rp14 Jutaan
Garmin Approach S72 mulai tersedia di pasar global dengan harga awal 800 dollar AS atau sekitar Rp14,3 juta. Harga tersebut dapat berbeda mengikuti kurs dan kebijakan pasar setempat.
Hingga kini, Garmin belum mengumumkan harga resmi maupun tanggal penjualan perangkat tersebut di Indonesia. Namun, laman resmi Garmin Indonesia telah menampilkan Approach S72 dengan keterangan “Segera Hadir”.
Kehadiran smartwatch ini menambah pilihan perangkat premium bagi penggemar golf yang membutuhkan informasi lapangan, analisis pukulan, serta fitur kesehatan dalam satu perangkat. Pengguna di Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai harga dan jadwal ketersediaannya. (de*)









