12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Zurich. Swiss menjadi salah satu negara paling aman di dunia.(PIXABAY/ 4997826)

Kota Zurich. Swiss menjadi salah satu negara paling aman di dunia.(PIXABAY/ 4997826)

Jakarta, APGtimes.com – Islandia kembali menempati posisi sebagai negara paling damai di dunia berdasarkan Global Peace Index (GPI) 2026. Negara Nordik tersebut mempertahankan peringkat pertama selama 19 tahun berturut-turut.

Global Peace Index 2026 yang dirilis Institute for Economics & Peace (IEP) menilai 163 negara menggunakan 23 indikator. Penilaian tersebut mencakup konflik yang sedang berlangsung, pengeluaran militer, tingkat pembunuhan, hingga persepsi masyarakat terhadap keamanan.

Karena itu, daftar negara paling damai dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi wisatawan yang ingin bepergian ke luar negeri, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan internasional.

12 Negara Paling Damai di Dunia

Berdasarkan Global Peace Index 2026, berikut 12 negara yang masuk daftar paling damai dan dapat menjadi pilihan untuk perjalanan luar negeri:

  1. Islandia
  2. Selandia Baru
  3. Swiss
  4. Slovenia
  5. Irlandia
  6. Austria
  7. Portugal
  8. Singapura
  9. Finlandia
  10. Jepang
  11. Denmark
  12. Malaysia

Negara-negara tersebut memiliki tingkat keamanan dan stabilitas yang relatif baik. Selain itu, sejumlah negara juga memiliki sistem pemerintahan yang kuat, hubungan baik dengan negara tetangga, serta tingkat kepercayaan sosial yang tinggi.

Baca Juga :  Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja

Malaysia Jauh di Atas Indonesia

Dalam daftar tersebut, Malaysia berada di peringkat ke-12 dunia. Posisi itu jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang menempati peringkat ke-69 dari 163 negara.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di posisi kelima. Malaysia berada di urutan pertama, kemudian Timor-Leste di peringkat ke-32, Vietnam ke-41, dan Laos ke-58.

Dengan posisi tersebut, Malaysia menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin mencoba perjalanan luar negeri untuk pertama kali. Jarak yang relatif dekat juga membuat wisatawan lebih mudah mengakses negara tersebut.

Rusia Jadi Negara Paling Tidak Damai

Sementara itu, Global Peace Index 2026 mencatat perubahan penting pada daftar negara dengan tingkat perdamaian terendah. Untuk pertama kalinya, Rusia menempati posisi terbawah sebagai negara paling tidak damai di dunia.

Rusia berada diikuti Sudan, Republik Demokratik Kongo, Ukraina, dan Israel. Kondisi konflik dan berbagai persoalan keamanan menjadi faktor yang memengaruhi posisi negara-negara tersebut.

Perdamaian Global Terus Menurun

IEP juga mencatat tingkat perdamaian dunia kembali mengalami penurunan. Pada 2026, tingkat perdamaian global turun 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Menhaj Perketat Antrean Haji 2027, Manipulasi Data Jemaah Dilarang

Penurunan tersebut sekaligus menjadi penurunan tahunan ke-12 secara berturut-turut. Namun, kondisi itu belum banyak mengubah posisi negara-negara yang berada di peringkat teratas.

Pendiri sekaligus Executive Chairman IEP Steve Killelea mengatakan penurunan perdamaian global yang cukup tajam tidak terlalu memengaruhi negara-negara yang berada di posisi teratas.

Menurut IEP, terdapat sejumlah faktor struktural yang mendorong penurunan perdamaian dunia. Pertama, redistribusi kekuatan global mulai mengikis tatanan dunia setelah Perang Dingin.

Selain itu, konflik juga semakin menyebar lintas negara melalui arus pengungsi, senjata, pendanaan, dan ideologi. Pada saat yang sama, perkembangan senjata otonom serta teknologi penargetan berbasis kecerdasan buatan berlangsung lebih cepat daripada pembentukan aturan untuk mengendalikannya.

Dengan kondisi tersebut, wisatawan tetap perlu memperhatikan situasi keamanan terbaru sebelum menentukan tujuan perjalanan. Global Peace Index dapat menjadi salah satu referensi awal, tetapi kondisi di setiap negara juga dapat berubah sewaktu-waktu. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Udara Gempur Posisi Houthi di Taiz, Lebih dari 200 Petempur Diklaim Jadi Korban
Donasi Politik Elon Musk Tembus Rp 6,58 Triliun, Partai Republik Terima Dukungan Besar
Iran Eksekusi Ali-Sina Mostafavi, Dituduh Terlibat Serangan Bersenjata untuk Israel
Arab Saudi Dilaporkan Serang Fasilitas Minyak di Yaman, Warga Sanaa Antre BBM
Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter untuk Atasi Karhutla, Indonesia Belum Merespons
Kabut Asap Indonesia Picu Krisis Udara, Singapura Beri Subsidi Berobat hingga Rp139 Ribu
63 Orang Tewas dalam 24 Jam, Arab Saudi Gempur 130 Target Houthi di Yaman
Gempa M 7,7 Guncang Panama, Bangunan Rusak dan Potensi Tsunami Muncul
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Serangan Udara Gempur Posisi Houthi di Taiz, Lebih dari 200 Petempur Diklaim Jadi Korban

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Donasi Politik Elon Musk Tembus Rp 6,58 Triliun, Partai Republik Terima Dukungan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Iran Eksekusi Ali-Sina Mostafavi, Dituduh Terlibat Serangan Bersenjata untuk Israel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Arab Saudi Dilaporkan Serang Fasilitas Minyak di Yaman, Warga Sanaa Antre BBM

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter untuk Atasi Karhutla, Indonesia Belum Merespons

Berita Terbaru