2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 2.105 aparatur sipil negara (ASN) dari 50 kementerian dan lembaga akan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang II.(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Sebanyak 2.105 aparatur sipil negara (ASN) dari 50 kementerian dan lembaga akan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang II.(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com – Sebanyak 2.105 aparatur sipil negara (ASN) dari 50 kementerian dan lembaga akan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang II.

Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan menyampaikan jumlah tersebut saat apel pemberangkatan calon Komcad ASN di Lapangan Brigade 1 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat), Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2026).

Hengki menjelaskan pemerintah menyediakan kuota 3.000 peserta. Namun, 50 kementerian dan lembaga mengusulkan 3.180 ASN untuk mengikuti program tersebut.

Dari jumlah pengusulan itu, sebanyak 2.590 peserta menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan menyatakan 2.105 peserta lolos ke tahap berikutnya, sedangkan 485 peserta tidak lolos.

“Jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan 2.590 orang, dengan keterangan lulus ke seleksi selanjutnya 2.105 orang, tidak lulus 485 orang,” ujar Hengki.

Baca Juga :  BGN Tegaskan MBG Tak Habiskan Anggaran Negara, Program Pemerintah Lain Tetap Berjalan

2.105 ASN Disebar ke Lima Lembaga Pendidikan

Para calon Komcad ASN akan menjalani latsarmil di lima lembaga pendidikan. Sebanyak 353 peserta mengikuti pelatihan di Pusat Pendidikan Kesehatan Puskesad.

Kemudian, 338 peserta menjalani pelatihan di Brigade Infanteri 1 Pasmar 1. Sebanyak 497 peserta lainnya mengikuti pelatihan di Pusat Bahasa Kodiklat AU.

Sementara itu, 449 peserta akan menjalani latsarmil di Yonif 461 Pasgat dan 468 peserta lainnya mengikuti pelatihan di Yonif 465 Pasgat.

Sebelum memasuki tahap latsarmil, para peserta telah melewati pemeriksaan administrasi dan kesehatan.

Pemeriksaan administrasi berlangsung sejak 17 Juni hingga 10 Agustus 2026 di Kantor Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan. Setelah itu, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan pada 3-11 Agustus 2026 di enam rumah sakit.

Latsarmil Komcad Dimulai 24 Agustus

Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan pemerintah menjadwalkan pembukaan latsarmil pada 24 Agustus 2026.

Baca Juga :  TNI AD Kirim 5 Truk ke NTT untuk Percepat Bantuan ke Wilayah Sulit

Para peserta akan menjalani pelatihan selama sekitar satu setengah bulan. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, pemerintah akan menetapkan mereka sebagai Komponen Cadangan.

“Direncanakan pelaksanaan pelatihan dasar kemiliteran akan dibuka pada 24 Agustus. Dan ini proses pelatihan dasar kemiliteran sesuai program selama kurang lebih satu setengah bulan,” kata Gabriel.

Pemerintah menargetkan penutupan pelatihan sekaligus penetapan peserta sebagai Komcad berlangsung sekitar 7 Oktober 2026.

Gabriel menjelaskan Komcad menjadi bagian dari sistem pertahanan negara. Pemerintah menyiapkannya untuk memperkuat komponen utama pertahanan.

Pembentukan Komcad mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Regulasi tersebut mengatur pembentukan dan persiapan Komponen Cadangan berdasarkan kebutuhan serta kemampuan pertahanan negara. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad
Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru