Jakarta, APGtimes.com — Apple memperluas kemampuan kecerdasan buatan (AI) pada aplikasi produktivitas Pages, Keynote, dan Numbers.
Perusahaan tersebut menghadirkan Intelligent Assistant untuk membantu pengguna menulis dokumen, membuat presentasi, hingga mengolah data melalui perintah bahasa sehari-hari.
Kehadiran fitur ini memperkuat persaingan Apple dengan Microsoft di pasar aplikasi perkantoran. Microsoft telah mengintegrasikan Copilot ke sejumlah produk andalannya, termasuk Word, PowerPoint, dan Excel.
Intelligent Assistant memungkinkan pengguna meminta bantuan AI langsung dari aplikasi yang sedang mereka gunakan. Dengan demikian, pengguna tidak perlu berpindah ke layanan lain untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Apple menyebut teknologi asisten ini menggabungkan model AI buatannya sendiri dengan teknologi OpenAI. Fitur tersebut berfokus pada pekerjaan di dalam aplikasi produktivitas, berbeda dari fungsi Siri sebagai asisten digital untuk berbagai kebutuhan.
Pages Membantu Menulis dan Menyunting Dokumen
Intelligent Assistant di Pages mendukung berbagai pekerjaan penulisan. Pengguna dapat meminta AI membuat draf awal, memperbaiki tulisan, menyusun ulang struktur dokumen, hingga menyesuaikan gaya bahasa.
Pengguna juga bisa memberikan instruksi sederhana untuk membuat bagian tertentu dalam tulisan. Selain itu, AI dapat membantu menghasilkan gambar dan ilustrasi sebagai pelengkap dokumen.
Fitur pencarian informasi terbaru di internet turut mendukung proses penulisan. Pengguna dapat meminta AI mencari informasi yang relevan untuk kemudian dimasukkan ke dalam dokumen.
Bagi pengguna yang belum menguasai seluruh fitur Pages, asisten ini juga dapat memberikan panduan penggunaan alat lanjutan dan menyarankan langkah sesuai kebutuhan.
Keynote Mempermudah Pembuatan Presentasi
Pada Keynote, Intelligent Assistant membantu pengguna menyusun materi presentasi dari awal hingga tahap penyempurnaan. Pengguna dapat meminta AI merancang alur cerita, memperbaiki susunan slide, serta menambahkan animasi.
Asisten tersebut juga dapat membuat slide, menyiapkan catatan presenter, dan menghasilkan gambar maupun ilustrasi berdasarkan instruksi teks.
Kemampuan mencari informasi terkini turut mendukung penyusunan materi presentasi. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan bahan yang sudah tersedia atau menyiapkan presentasi baru.
Integrasi AI ini berpotensi memangkas waktu pengerjaan, terutama bagi pengguna yang perlu menyusun banyak materi dalam waktu terbatas.
Numbers Membantu Mengolah Data
Pada Numbers, Intelligent Assistant berfokus pada pengelolaan dan pemahaman data dalam spreadsheet. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna bekerja dengan tabel dan informasi numerik secara lebih praktis.
Melalui perintah bahasa sehari-hari, pengguna dapat meminta bantuan AI sesuai kebutuhan pengolahan data. Pendekatan ini berpotensi memudahkan pengguna yang belum terbiasa dengan berbagai fitur spreadsheet.
Kehadiran asisten AI di Numbers melengkapi integrasi serupa pada Pages dan Keynote. Ketiga aplikasi tersebut kini menawarkan bantuan kecerdasan buatan untuk mendukung berbagai pekerjaan produktivitas.
Apple Perkuat Persaingan dengan Microsoft
Langkah Apple menghadirkan Intelligent Assistant menunjukkan upaya perusahaan memperluas pemanfaatan AI dalam ekosistem aplikasinya.
Pages, Keynote, dan Numbers tidak hanya membantu pengguna membuat dokumen, presentasi, dan spreadsheet, tetapi juga menyediakan bantuan melalui instruksi bahasa alami.
Sementara itu, Microsoft terus mengembangkan Copilot sebagai pendamping kerja dalam aplikasi Office. Persaingan kedua perusahaan kini tidak hanya bertumpu pada kelengkapan fitur, tetapi juga pada kemampuan AI memahami kebutuhan pengguna dan mempercepat pekerjaan.
Bagi pengguna, integrasi tersebut membuka peluang untuk menyederhanakan pekerjaan rutin. Meski demikian, pengguna tetap perlu memeriksa hasil AI, terutama saat mengolah data angka, menyusun informasi penting, atau membuat materi yang menuntut ketepatan tinggi. (de*)









