IHSG Anjlok 3,09 Persen Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp361 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI). (KOMPAS/RADITYA HELABUMI)

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI). (KOMPAS/RADITYA HELABUMI)

Jakarta, APGtimes.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 3,09 persen sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21–25 September 2026.

Pelemahan IHSG juga diikuti penurunan kapitalisasi pasar. BEI mencatat kapitalisasi pasar turun 3,20 persen selama sepekan.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu (26/9/2026), IHSG mengakhiri perdagangan pekan ini di level 6.241,89. Posisi tersebut turun dari penutupan pekan sebelumnya yang mencapai 6.441,15.

Kapitalisasi Pasar Turun Rp361 Triliun

Penurunan IHSG turut menekan kapitalisasi pasar bursa.

BEI mencatat kapitalisasi pasar pada akhir pekan berada di angka Rp10.905 triliun. Angka tersebut turun dari Rp11.266 triliun pada pekan sebelumnya.

Dengan demikian, kapitalisasi pasar berkurang sekitar Rp361 triliun dalam sepekan.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi di Jakarta Masih Mahal Jelang Idul Adha 2026

Nilai Transaksi Harian Ikut Melemah

Aktivitas perdagangan saham juga mengalami perubahan sepanjang pekan ini.

Rata-rata nilai transaksi harian BEI turun 21,32 persen menjadi Rp11,98 triliun. Pada pekan sebelumnya, rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp15,22 triliun.

Selain nilai transaksi, rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun. BEI mencatat frekuensi transaksi berada di angka 1,82 juta kali per hari.

Angka tersebut turun 3,95 persen dari rata-rata pekan sebelumnya yang mencapai 1,89 juta transaksi per hari.

Volume Transaksi Justru Meningkat

Di tengah penurunan IHSG dan nilai transaksi, rata-rata volume transaksi harian justru meningkat.

Baca Juga :  Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri, Gantikan Dwina Septiani

BEI mencatat volume transaksi harian mencapai 29,20 miliar saham. Angka tersebut naik 2,04 persen dari pekan sebelumnya yang berada di level 28,61 miliar saham.

Pergerakan tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan tetap tinggi meski nilai transaksi dan indeks saham mengalami tekanan.

Investor Asing Catat Net Sell

Tekanan juga terlihat dari aktivitas investor asing di pasar saham Indonesia.

Sepanjang 2026, investor asing mencatat nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp77,52 triliun hingga penutupan perdagangan pekan ini.

Data tersebut menunjukkan investor asing masih mencatatkan posisi jual bersih di pasar saham domestik sepanjang tahun berjalan. (mda*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama
Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen
Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB
Dana Abadi Kebencanaan Rp8,3 Triliun Dikelola BPDLH, Hasilnya Biayai Asuransi Aset Negara
Harga Emas Antam Hari Ini 3 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Jadi Rp2,574 Juta
PPh 21 2027 Berlanjut, Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Jadi Sasaran
Asing Jual Bersih Rp204,3 Miliar di Sesi I, GOTO Paling Banyak Dilepas
Harga Emas Antam Hari Ini 30 September 2026 Naik Rp15.000, 1 Gram Jadi Rp2,595 Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Dana Abadi Kebencanaan Rp8,3 Triliun Dikelola BPDLH, Hasilnya Biayai Asuransi Aset Negara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 3 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Jadi Rp2,574 Juta

Berita Terbaru