Marinir TNI AL Siapkan Senjata Tanpa Awak, AAV M-35 Bakal Capai 105 Unit

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di Pasmar 1 Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di Pasmar 1 Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com – Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) bersiap menerima sistem senjata tanpa awak atau unmanned system sebagai bagian dari modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan modernisasi tersebut akan melengkapi kemampuan Marinir selain kendaraan tempur amfibi AAV M-35.

“Ke depannya modernisasi banyak ya, nanti peralatan-peralatan unmanned mungkin, unmanned system untuk Marinir,” kata Ali di Pasmar 1 Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 28 September 2026.

Marinir siapkan alutsista modern

Ali menjelaskan perkembangan teknologi peperangan mendorong penggunaan sistem tanpa awak dan teknologi otonom. Karena itu, Korps Marinir perlu menyesuaikan kemampuan persenjataannya dengan perkembangan tersebut.

Baca Juga :  Rafale Prancis dan TNI AU Jalani Latihan Bersama di Halim, Ini Misi Pegase 2026

Menurut Ali, modernisasi tidak hanya mencakup sistem tanpa awak. Korps Marinir juga akan mendapat tambahan artileri dan sistem pertahanan udara atau Arhanud.

“Untuk pasukan Marinir nanti bukan hanya kendaraan amfibi saja. Tadi yang seperti saya bilang, ada artileri, kemudian ada arhanud, kemudian ada unmanned system,” ujar Ali.

Selain alutsista utama, TNI AL juga akan memperbarui perlengkapan perorangan yang digunakan para prajurit Marinir.

AAV M-35 mencapai 105 unit

Sementara itu, Korps Marinir TNI AL akan memperkuat tiga Pasukan Marinir atau Pasmar dengan total 105 kendaraan tempur amfibi AAV M-35 varian AAV-7A1 buatan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Ada 6 Kodam hingga 150 Batalyon

Sebanyak 12 unit AAV M-35 saat ini sudah tiba dan memperkuat Pasmar 1 di Cilandak. Selanjutnya, 23 unit akan menyusul pada akhir November 2026.

Ali mengatakan pengadaan tersebut masih berlanjut hingga jumlah keseluruhan mencapai 105 unit.

“Tambahan 70 lagi. Jadi 105 total ya,” kata Ali.

Dari tambahan tersebut, 35 unit akan tiba pada 2027. Kemudian, 35 unit lainnya menyusul pada 2028.

TNI AL akan membagi seluruh AAV M-35 tersebut ke Pasmar 1, Pasmar 2, dan Pasmar 3. Dengan begitu, modernisasi Korps Marinir tidak hanya mengandalkan kendaraan tempur amfibi, tetapi juga mencakup artileri, pertahanan udara, sistem tanpa awak, serta perlengkapan prajurit. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad
Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru