Prabowo Usulkan Komposisi Biaya Haji 2027 52:48, BPIH Capai Rp107,34 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenda-tenda berdiri jelang puncak haji yakni prosesi ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang tinggal menghitung hari. (DOK. MCH 2026)

Tenda-tenda berdiri jelang puncak haji yakni prosesi ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang tinggal menghitung hari. (DOK. MCH 2026)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto meminta biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 tidak memberikan beban besar kepada jemaah. Pemerintah pun kembali menghitung komposisi biaya yang harus dibayar jemaah dan nilai manfaat.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan Prabowo mengusulkan komposisi sekitar 52:48 antara biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) dan nilai manfaat.

“Presiden menyarankan sekitar 52 banding 48, sehingga dengan angka itu tidak terlalu memberatkan kepada jemaah,” kata Irfan setelah bertemu Prabowo di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (28/9/2026).

BPIH 2027 naik menjadi Rp107,34 juta

Dalam pertemuan tersebut, Irfan menyampaikan hasil pembahasan Kementerian Haji dan Umrah bersama Komisi VIII DPR RI mengenai biaya haji 2027.

Baca Juga :  Pigai Klaim Program MBG Bantu Turunkan Ketimpangan Ekonomi Indonesia

Hasil pembahasan sementara menunjukkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 mencapai Rp107.340.172 per jemaah. Angka itu lebih tinggi dibandingkan biaya penyelenggaraan pada tahun sebelumnya.

Menurut Irfan, kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah ikut memengaruhi perubahan sejumlah komponen biaya haji.

“Memang ada beberapa angka-angka yang harus berubah, tapi pada prinsipnya, Presiden mengatakan jangan sampai memberatkan kepada jemaah,” ujarnya.

Pemerintah cari formula biaya haji

Irfan mengatakan pemerintah masih mencari formula yang dapat menekan beban pembayaran jemaah. Salah satu opsi yang dibahas ialah mengatur kembali porsi Bipih dan nilai manfaat.

Baca Juga :  Prabowo Ingatkan TNI dan Polri Jangan Terjebak Loyalitas Korps yang Sempit

“Komposisi antara BIPIH, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji, dan nilai manfaat tentu akan kita formulasikan kembali,” kata Irfan.

Dengan usulan komposisi 52:48 tersebut, pemerintah ingin menjaga agar kenaikan BPIH tidak langsung meningkatkan beban jemaah secara signifikan.

Pembahasan mengenai komposisi biaya tersebut masih berlanjut. Pemerintah bersama DPR akan menentukan formula akhir biaya haji 2027 sebelum penetapan resmi. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
DPR Jelaskan Kenapa Rapat RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Kerap Digelar Tertutup
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:09 WIB

5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya

Berita Terbaru