Mendagri Tito Akan Libatkan 552 Pemda dalam Program Komcad ASN di Seluruh Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai menutup latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) Komcad ASN Gol II di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (29/9/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai menutup latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) Komcad ASN Gol II di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (29/9/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyiapkan pelibatan 552 pemerintah daerah dalam program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tito menyampaikan rencana tersebut saat menutup Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komcad ASN Golongan II di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026).

“Kami Kementerian Dalam Negeri selaku Menteri Dalam Negeri, Pembina dan Pengawas Kewilayahan Daerah, kami siap untuk juga menggerakkan 552 pemda,” kata Tito.

Menurut Tito, 552 pemda itu terdiri atas 38 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten. Ia ingin pelaksanaan latihan berlangsung secara bertahap dan mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Tunggu Keputusan Relaksasi Batas Belanja Pegawai untuk PPPK

Tito Kaitkan Komcad dengan Pertahanan Negara

Tito menjelaskan bahwa keterlibatan ASN dalam Komcad menjadi salah satu bagian dari penguatan pertahanan negara.

“Agar bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat. Kita sudah sangat dikenal dan sangat diakui dengan strategi total warfare,” ujarnya.

Ia juga menyebut konsep pertahanan rakyat semesta atau total warfare sebagai pendekatan yang mendapat perhatian di sejumlah sekolah luar negeri.

Tito mengatakan Indonesia memiliki pengalaman dalam mengembangkan strategi pertahanan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat.

2.241 ASN Ikuti Latsarmil

Sebelumnya, sebanyak 2.241 ASN menyelesaikan Latsarmil Komcad setelah menjalani pelatihan selama 37 hari. Kementerian Pertahanan menetapkan mereka sebagai bagian dari Komcad ASN.

Baca Juga :  Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Sumatera Pulih 100 Persen Pascablackout

Program Komcad ASN 2026 juga berjalan melalui sejumlah tahapan seleksi. Peserta menjalani pemeriksaan kesehatan, penilaian jasmani, pemeriksaan psikologi, serta penilaian mental ideologi sebelum mengikuti latihan dasar.

Kementerian Pertahanan juga membuka Latsarmil Komcad ASN kementerian dan lembaga gelombang II pada Agustus 2026. Program tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai kementerian dan lembaga.

Dengan rencana pelibatan 552 pemda, pemerintah akan memperluas cakupan program Komcad ASN secara bertahap ke daerah. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen
DPR Ingin Pemilik dan Pihak yang Untung dari Truk ODOL Ikut Ditindak, Bukan Sopir Saja
Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta untuk Haji 2027, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
Threads Belum Laporkan Penonaktifan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Minta Meta Bertindak
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,2 Juta
Biaya Haji 2027 Jangan Bebani Jemaah, DPR Masih Dalami Skema 52:48
DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia, 141 Pasal Atur Data Nasional hingga Keamanan Data
Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR Ingin Pemilik dan Pihak yang Untung dari Truk ODOL Ikut Ditindak, Bukan Sopir Saja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta untuk Haji 2027, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Threads Belum Laporkan Penonaktifan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Minta Meta Bertindak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,2 Juta

Berita Terbaru