Kebijakan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP./2026 yang terbit pada 10 Oktober 2026. Perubahan jabatan ini menjadi bagian dari penataan organisasi di tubuh Korps Bhayangkara, termasuk penguatan struktur Densus 88 dalam menjalankan tugas penanggulangan terorisme.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel.
Menurut Johnny, Polri mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, serta integritas dalam menentukan penempatan personel.
“Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).
Perubahan Jabatan Direktur Densus 88
Sejumlah posisi strategis di tingkat direktorat mengalami pergantian. Brigjen Polisi Dhany Arie Fianto yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Densus 88 Antiteror kini mengemban jabatan Direktur Intelijen Densus 88.
Sementara itu, Kombes Polisi Tejo Dwi Saptono Bambang Suharto meninggalkan jabatan Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 untuk menjabat Direktur Tindak.
Polri juga memindahkan Brigjen Polisi Muhammad Tedjo Kusumo dari jabatan Direktur Intelijen Densus 88 menjadi perwira tinggi Baharkam Polri untuk penugasan pada BOPPJ.
Pada posisi Direktur Identifikasi dan Sosialisasi Densus 88, Polri menempatkan Kombes Polisi Samsul Priasmoro. Sebelumnya, Samsul menjabat Kepala Satgas Wilayah Jawa Timur.
Adapun Irjen Polisi Arif Makhfudiharto meninggalkan jabatan Direktur Identifikasi dan Sosialisasi Densus 88 untuk menjalankan penugasan pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Daftar Mutasi Kepala Satgas Wilayah
Rotasi juga menyentuh sejumlah kepala satuan tugas wilayah Densus 88 di berbagai daerah. Berikut perubahan jabatan yang tercantum dalam surat telegram:
-
Kombes Polisi Dasuki Herlambang: dari Kasatgaswil Kalimantan Timur menjadi Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88.
-
Kombes Polisi I Putu Gede Surya Putra Mustika: dari Kasatgaswil Papua menjadi Kasatgaswil Jawa Timur.
-
Kombes Polisi Kurnia Hadi: dari Kasubdit Kontraintel Direktorat Intelijen Densus 88 menjadi Kasatgaswil Papua.
-
Kombes Polisi Antonius Agus Rahmanto: dari Kasatgaswil Bali menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi Densus 88.
-
Kombes Polisi Yulianto Rombe Biantong: dari Kasatgaswil Kalimantan Tengah menjadi Kasatgaswil Bali.
-
Kombes Polisi Irwansah: dari Kasubdit Kontranaratif Direktorat Pencegahan Densus 88 menjadi Kasatgaswil Kalimantan Tengah.
Perubahan tersebut mencakup jabatan operasional di daerah hingga posisi pendukung organisasi. Penempatan baru ini menjadi bagian dari penyegaran personel dalam struktur Densus 88.
Mutasi Juga Menyentuh Sejumlah Pejabat Polri
Selain Densus 88, surat telegram mutasi tersebut memuat pergantian sejumlah pejabat strategis di lingkungan Polri.
Pada posisi Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri, Irjen Polisi Wawan Muliawan mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri. Polri kemudian menunjuk Brigjen Polisi Anom Setyadji untuk menggantikannya.
Jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri juga berganti. Brigjen Polisi Aries Syahbudin kini mengemban jabatan tersebut, menggantikan Irjen Polisi Wibowo.
Di tingkat kepolisian daerah, Irjen Polisi Agus Wijayanto mendapat kepercayaan memimpin Polda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Polisi Viktor Theodorus Sihombing.
Sementara itu, Brigjen Polisi Andi Syahriful Taufik menjabat Kapolda Kalimantan Utara menggantikan Agus Wijayanto. Adapun posisi Kapolda Lampung kini diemban Brigjen Polisi Yustan Alpiani yang menggantikan Irjen Polisi Helfi Assegaf.
Melalui rotasi ini, Polri menata kembali sejumlah posisi strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah. Divisi Humas Polri menyatakan bahwa penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kemampuan masing-masing pejabat agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan secara profesional. (de*)









