Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Segini Harta Kekayaannya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Jenderal (Mayjen) Kristomei Sianturi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Kamis (15/10/2026).(Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.)

Mayor Jenderal (Mayjen) Kristomei Sianturi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Kamis (15/10/2026).(Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.)

Jakarta, APGtimes.com – Letjen TNI Kristomei Sianturi resmi menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Berdasarkan laporan harta kekayaan yang tercatat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kristomei memiliki kekayaan sebesar Rp 2,13 miliar.

Mengacu pada laman resmi e-LHKPN KPK, Kristomei melaporkan total kekayaannya sebesar Rp 2.139.412.136 pada 27 Februari 2026. Laporan tersebut memuat aset tanah dan kekayaan lainnya yang ia miliki.

Rincian Harta Kekayaan Kristomei Sianturi

Dalam laporan tersebut, Kristomei tercatat memiliki tanah seluas 2.182 meter persegi di Magelang dengan nilai Rp 120 juta.

Selain aset tanah, ia melaporkan kekayaan lainnya sebesar Rp 2.019.412.136. Dengan demikian, total harta kekayaannya mencapai sekitar Rp 2,14 miliar.

Laporan LHKPN itu tidak mencantumkan kepemilikan alat transportasi dan mesin, surat berharga, maupun harta bergerak lainnya.

Sebelum mendapat tugas baru sebagai Kepala BNPB, Kristomei menjabat Pangdam XXI/Radin Inten. Kini, ia memimpin lembaga yang bertanggung jawab mengoordinasikan penanggulangan bencana di Indonesia.

Perjalanan Karier Kristomei Sianturi di TNI

Kristomei lahir pada 6 Mei 1976 dan menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer pada 1997. Ia memulai karier militernya di lingkungan TNI Angkatan Darat dengan menjabat Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328/Dirgahayu.

Baca Juga :  Abdul Wachid Prihatin Dugaan Korupsi BNPB Saat Masyarakat Dilanda Bencana

Pada tahap awal pengabdiannya, Kristomei juga menjalani penugasan di Kostrad serta mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Setelah itu, ia bertugas sebagai Perwira Pembantu Bidang Latihan Operasi Kostrad.

Karier kepemimpinannya berkembang ketika ia menjabat Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak pada 2013–2014. Selanjutnya, ia memimpin Komando Distrik Militer 0424/Tanggamus hingga 2016.

Pada 2016–2017, Kristomei bertugas sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Divisi Infanteri 2/Kostrad. Ia kemudian menjadi sekretaris pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat pada 2017.

Pernah Menjabat Kapendam Jaya hingga Kapuspen TNI

Pada 2017, Kristomei mulai mengemban tugas di bidang penerangan militer. Ia menjabat Kepala Penerangan Kodam Jaya hingga 2019.

Setelah itu, ia mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI. Ia juga bertugas sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan pada 2020–2022.

Pada 2022, Kristomei memimpin Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda. Pada periode yang sama, ia menjalankan tugas sebagai Perwira Pembantu IV Operasi Dalam Negeri Staf Operasi TNI hingga 2023.

Baca Juga :  Imigrasi Ungkap WNI Terjebak TPPO di Rusia, Tawaran Kerja Berujung Perekrutan Tentara Bayaran

Kariernya di bidang penerangan berlanjut ketika ia menjabat Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat pada 2023–2024. Ia kemudian menjadi Komandan Resimen Taruna Akademi Militer sebelum mendapat penugasan sebagai Wakil Gubernur Akademi Militer pada 2024.

Pada 2025, Kristomei dipercaya menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI. Setelah itu, ia memimpin Kodam XXI/Radin Inten sebelum Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Kepala BNPB.

Tugas Baru Memimpin Penanggulangan Bencana

Sebagai Kepala BNPB, Kristomei bertanggung jawab memimpin lembaga dalam menjalankan tugas dan fungsi penanggulangan bencana. Peran tersebut mencakup koordinasi penanganan bencana serta dukungan terhadap upaya pengurangan risiko dan pemulihan.

Penunjukan Kristomei menandai babak baru dalam perjalanan karier militernya. Pengalaman di berbagai satuan, bidang operasi, teritorial, dan penerangan menjadi bagian dari rekam jejaknya sebelum memimpin BNPB.

Sementara itu, laporan LHKPN yang ia sampaikan pada Februari 2026 memberikan gambaran mengenai harta kekayaannya saat menjelang penugasan sebagai Kepala BNPB. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan
Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi
Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI
BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda
KPK Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan, 32 Konsesi Kena Sanksi
Ahli UGM Ungkap Tanggung Jawab Pimpinan atas Penugasan Staf Khusus
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB