Harga EV Bekas Makin Turun, Chery Omoda E5 hingga BYD Seal Ikut Terkoreksi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil listrik.(Shutterstock)

Ilustrasi mobil listrik.(Shutterstock)

Jakarta, APGtimes.com – Harga mobil listrik bekas di Indonesia mengalami penurunan sepanjang 2026. Persaingan kendaraan listrik baru dengan harga Rp300 jutaan hingga Rp400 jutaan ikut menekan harga unit bekas di pasar.

Kondisi tersebut semakin terasa pada September 2026. Sejumlah model mobil listrik yang sebelumnya memiliki harga cukup tinggi kini mengalami koreksi.

Salah satu pemicunya ialah banyaknya program diskon untuk mobil listrik baru. Siklus pergantian model yang cepat juga membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan dengan teknologi terbaru.

Diskon Mobil Baru Tekan Harga Bekas

Agus, Kepala Bursa Mobil Bekas Mangga Dua Square, mengatakan harga sejumlah mobil listrik bekas turun karena produsen menawarkan banyak potongan harga untuk unit baru.

Menurut Agus, kondisi tersebut tidak membuat permintaan mobil listrik bekas di Jakarta ikut melemah. Konsumen masih cepat menyerap unit yang tersedia.

Ia menilai kondisi berbeda bisa terjadi di luar Jakarta karena ketersediaan fasilitas pengisian daya publik belum sebanyak di ibu kota.

Baca Juga :  STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui

Pedagang Lebih Hati-hati

Penurunan harga mobil listrik baru juga membuat pedagang kendaraan bekas harus lebih berhati-hati saat membeli unit.

Reynando, pemilik diler Auto Cars di Pasar Mobil Kemayoran, mengatakan pedagang menghadapi risiko ketika produsen kembali memangkas harga mobil baru.

Sebagai contoh, pedagang dapat membeli Hyundai Ioniq 5 bekas seharga Rp380 juta hingga Rp390 juta ketika harga unit baru berada di sekitar Rp500 juta.

Pedagang kemudian berharap dapat menjual kembali mobil tersebut di kisaran Rp400 jutaan.

Namun, strategi itu bisa berubah jika produsen memberikan diskon besar pada unit baru. Kondisi tersebut dapat membuat jarak harga mobil baru dan bekas semakin tipis.

Menurut Reynando, persaingan dari merek asal China turut memperkuat tekanan tersebut. Produsen menghadirkan model baru dengan teknologi lebih baru sekaligus menawarkan harga yang kompetitif.

Tiga Mobil Listrik Bekas yang Harganya Turun

Pemantauan harga di sejumlah platform jual beli kendaraan bekas pada September 2026 menunjukkan penurunan pada beberapa model populer.

Baca Juga :  Daihatsu Pamerkan 3 Mobil Konsep Jepang di GIIAS 2026, Ada Teknologi Listrik dan Hybrid

Chery Omoda E5 2024

Pada akhir 2025, harga bekas Chery Omoda E5 berada di kisaran Rp288 juta hingga Rp315 juta. Kini, harga model tersebut berada di sekitar Rp250 juta sampai Rp300 juta.

Hyundai Ioniq 5 2023

Harga bekas Hyundai Ioniq 5 produksi 2023 sebelumnya berada di kisaran Rp425 juta hingga Rp475 juta. Pada September 2026, unit bekasnya mulai ditawarkan dari Rp350 juta sampai Rp400 juta.

BYD Seal 2024

BYD Seal produksi 2024 juga mengalami penurunan harga. Pada akhir 2025, model tersebut masih berada di kisaran Rp465 juta hingga Rp489 juta.

Kini, harga bekas BYD Seal berada di rentang Rp399 juta hingga Rp470 juta.

Penurunan harga tersebut menunjukkan bahwa pasar mobil listrik bekas mulai menghadapi tekanan yang berbeda dibandingkan pasar mobil konvensional. Konsumen kini dapat membandingkan harga unit bekas dengan berbagai model baru yang menawarkan teknologi dan harga semakin kompetitif. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Veda Ega Crash di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18 di Motegi
STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui
Harga Pertalite Hari Ini 26 September 2026, Benarkah Naik Jadi Rp13.500?
BBM Makin Mahal, Barcode Subsidi Jadi Pertimbangan Utama Saat Beli Mobil Bekas
AHM Perkuat Ekosistem Motor Listrik, Siapkan 3.000 Bengkel dan Layanan Darurat
Arab Saudi Perkenalkan Exobot, Mobil Listrik 1.111 HP dengan Baterai 112 kWh
Jual Kendaraan “STNK Only” di Marketplace, APPI Soroti Risiko Kredit Macet
Toyota Siapkan Hilux Hidrogen 2028, Jarak Tempuh Ditargetkan Lebih dari 400 Km
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Veda Ega Crash di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18 di Motegi

Selasa, 29 September 2026 - 14:09 WIB

STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui

Senin, 28 September 2026 - 13:09 WIB

Harga EV Bekas Makin Turun, Chery Omoda E5 hingga BYD Seal Ikut Terkoreksi

Sabtu, 26 September 2026 - 17:09 WIB

Harga Pertalite Hari Ini 26 September 2026, Benarkah Naik Jadi Rp13.500?

Sabtu, 26 September 2026 - 14:09 WIB

BBM Makin Mahal, Barcode Subsidi Jadi Pertimbangan Utama Saat Beli Mobil Bekas

Berita Terbaru