Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya menyerahkan bantuan berupa 15 ton logistik dan 20 perangkat untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor Badan Penghubung NTT, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya menyerahkan bantuan berupa 15 ton logistik dan 20 perangkat untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor Badan Penghubung NTT, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Jakarta, APGtimes.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengirim bantuan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu terdiri dari 15 ton logistik dan 20 perangkat komunikasi Starlink.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Komdigi Fifi Aleyda Yahya mengatakan pihaknya menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menyerahkan bantuan ini sebesar 15 ton bantuan logistik yang juga diikuti dengan 20 penyerahan perangkat telekomunikasi Starlink untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT,” kata Fifi di Kantor Badan Penghubung NTT, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Komdigi Kirim Kebutuhan Pengungsi

Komdigi mengirim sejumlah kebutuhan dasar dalam bantuan logistik tersebut. Bantuan itu mencakup makanan, minuman, susu, selimut, tikar, dan obat-obatan.

Dengan bantuan tersebut, Fifi berharap masyarakat yang masih tinggal di tenda pengungsian dapat terbantu.

Baca Juga :  DPR Soroti Sejarah KRI Ki Hajar Dewantara yang Akan Dijual Prabowo

“Insya Allah bantuan dari kami ini bisa sedikit meringankan beban dari keluarga kita dan teman-teman kita, saudara-saudara kita yang berada di NTT yang terdampak gempa,” ujarnya.

20 Starlink Bantu Pulihkan Koneksi

Selain logistik, Komdigi mengirim 20 perangkat Starlink untuk membantu memulihkan konektivitas di wilayah terdampak gempa.

Fifi menjelaskan perangkat tersebut dapat membantu masyarakat berkomunikasi dengan keluarga. Petugas juga dapat memanfaatkan koneksi internet untuk mendukung penanganan bencana.

“Semoga ini juga bisa menjadi manfaat agar konektivitas lancar dan juga keluarga besar kita di NTT ini bisa terus menjalin komunikasi dengan yang terkasih, kemudian kerabat, dan juga untuk mempermudah penanganan bencana di lapangan,” kata Fifi.

Dengan konektivitas yang lebih baik, komunikasi antara masyarakat dan petugas dapat berjalan lebih lancar.

Baca Juga :  Militer Yordania Lirik Produk Taktikal Indonesia, Molay Siapkan Peluang Ekspor ke Timur Tengah

Pengiriman Logistik Bertahap

Kasubbag Tata Usaha Badan Penghubung NTT Christine mengatakan tim mulai mengirim bantuan melalui Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu.

Namun, keterbatasan kapasitas angkutan membuat tim harus mengirim bantuan secara bertahap. Karena itu, mereka akan berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD untuk mengirim sisa logistik.

Tim akan menurunkan bantuan di Labuan Bajo. Setelah itu, pemerintah daerah akan menyalurkan logistik ke sejumlah lokasi yang membutuhkan.

Gubernur NTT juga telah menunjuk petugas untuk mengatur distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

“Kami berharap semua titik yang terdampak bisa mendapatkan bantuan ini dengan baik. Dan semuanya bisa dapat,” ujar Christine.

Komdigi berharap bantuan logistik dan perangkat Starlink dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga komunikasi selama proses pemulihan pascagempa. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:09 WIB

5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya

Berita Terbaru