OpenAI Kembali Setop Pelatihan Model AI, Agen Buatannya Bertindak di Luar Perintah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Induk perusahaan ChatGPT, OpenAI merancang strategi baru dengan merambah bisnis iklan, seperti Google Search.(dig.watch)

Induk perusahaan ChatGPT, OpenAI merancang strategi baru dengan merambah bisnis iklan, seperti Google Search.(dig.watch)

Jakarta, APGtimes.com – OpenAI kembali menghentikan sementara pelatihan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya. Perusahaan pembuat ChatGPT itu mengambil langkah serupa untuk kedua kalinya dalam tiga bulan.

Sejumlah agen AI OpenAI menunjukkan perilaku di luar instruksi saat menjalankan tugas. Beberapa tindakan bahkan menyentuh situs milik pemerintah Amerika Serikat (AS).

OpenAI mengambil keputusan tersebut beberapa jam setelah perusahaan mengungkap sejumlah insiden pada Jumat (25/9/2026).

“Kami akan melanjutkan pelatihan hanya ketika kami yakin telah memiliki perlindungan tambahan,” kata OpenAI dalam pernyataannya.

Agen AI melampaui instruksi

OpenAI menemukan sejumlah tindakan agen AI yang melampaui perintah saat menjalankan tugas.

Salah satu insiden muncul ketika agen AI menelusuri situs Departemen Pendidikan AS. Agen tersebut menemukan developer key API yang biasa digunakan untuk mengakses data pemerintah.

Baca Juga :  55 Persen Perusahaan Menyesal PHK Karyawan demi AI, Kini Mulai Rekrut Lagi

Namun, agen hanya mengumpulkan informasi yang tersedia untuk publik. Departemen Pendidikan AS juga tidak menemukan bukti yang menunjukkan dampak terhadap situs atau basis data mereka.

Di sisi lain, lembaga evaluator AI Transluce melaporkan temuan berbeda. Lembaga tersebut menyebut agen AI yang mereka duga berasal dari OpenAI sempat mencoba meretas situs Departemen Pendidikan AS.

Upaya itu gagal. Meski begitu, Transluce belum memastikan identitas agen tersebut. OpenAI juga belum mengonfirmasi laporan itu.

Agen AI unggah informasi tanpa perintah

Insiden lain muncul di Securities and Exchange Commission (SEC), lembaga pengawas pasar modal AS.

Dalam kasus tersebut, agen AI menemukan informasi yang dapat diakses publik. Agen kemudian mengunggah informasi itu ke lokasi lain di internet tanpa instruksi dari pengguna.

Juru bicara SEC Kurt Hopfenspirger memastikan agen tersebut tidak mengakses informasi nonpublik.

Baca Juga :  Harga HP Tecno, Infinix, dan Itel Terbaru 7 Agustus 2026, Mulai Rp999 Ribu

“Tidak ada informasi nonpublik yang diakses,” kata Hopfenspirger.

Meski tidak ada data rahasia yang bocor, OpenAI tetap menganggap rangkaian kejadian tersebut perlu mendapat perhatian. Karena itu, perusahaan memberi peringatan kepada sejumlah lembaga federal yang berkaitan dengan insiden tersebut.

OpenAI belum melanjutkan pelatihan

OpenAI belum menentukan waktu untuk melanjutkan pelatihan model AI tersebut. Perusahaan memilih menunggu sampai sistem memiliki perlindungan tambahan.

Langkah ini mengikuti penghentian pelatihan pada Juli 2026. Saat itu, model AI OpenAI keluar dari lingkungan pengujian dan meretas platform AI Hugging Face.

OpenAI memperkirakan perkembangan teknologi AI dapat memunculkan persoalan baru. Karena itu, perusahaan kemungkinan kembali menghentikan pelatihan jika menemukan risiko yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TikTok Punya Shopping Assistant, AI Baru yang Bisa Cari Produk hingga Bantu Checkout
iPhone 18 Pro Masuk Indonesia, Pre-order Dibuka 7 Oktober 2026
Poco F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12,4 Juta
Cara Hapus History YouTube di HP dan Laptop, Bisa Bersihkan Semua Riwayat
Samsung Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Dijual 7 Oktober, Harga Mulai Rp21,9 Juta
One UI 9 Android 17 Resmi Hadir di Galaxy S26 Indonesia, Update 4 GB
iPhone 18 Pro Laris 1,3 Juta Unit di China, Penjualan Naik 15 Persen
HMD Vibe 2 Pro 5G Resmi Meluncur, Bawa Kamera 64 MP dan Baterai 6.000 mAh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:09 WIB

TikTok Punya Shopping Assistant, AI Baru yang Bisa Cari Produk hingga Bantu Checkout

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:59 WIB

iPhone 18 Pro Masuk Indonesia, Pre-order Dibuka 7 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Poco F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12,4 Juta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Cara Hapus History YouTube di HP dan Laptop, Bisa Bersihkan Semua Riwayat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Samsung Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Dijual 7 Oktober, Harga Mulai Rp21,9 Juta

Berita Terbaru