Polisi yang Terekam Ejek Massa Demo Hari Tani Bengkulu Dikenai Patsus

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Propam Polda Bengkulu, menetapkan tindakan disiplin terhadap anggota polisi yang meledek peserta unjuk rasa dalam demo 24 September 2026 saat perayaan hari tani.(IG Polda Bengkulu)

Propam Polda Bengkulu, menetapkan tindakan disiplin terhadap anggota polisi yang meledek peserta unjuk rasa dalam demo 24 September 2026 saat perayaan hari tani.(IG Polda Bengkulu)

Bengkulu, APGtimes.com – Polda Bengkulu menjatuhkan tindakan disiplin kepada seorang anggotanya yang terekam mengejek peserta unjuk rasa saat aksi peringatan Hari Tani pada Kamis (24/9/2026).

Propam Polda Bengkulu memeriksa anggota tersebut setelah video aksinya beredar dan menjadi perhatian publik. Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto menyampaikan hasil pemeriksaan itu pada Selasa (29/9/2026).

“Dapat kami sampaikan Propam Polda Bengkulu telah melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap satu anggota Polda Bengkulu yang melakukan pelayanan pengamanan unjuk rasa kemudian menjadi viral pada unjuk rasa 24 September 2026,” kata Imam.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Rusak, 2.000 Warga Mukomuko Kesulitan Keluar Masuk Desa

Polisi Ditempatkan di Tempat Khusus

Menurut Imam, Propam menjatuhkan sanksi berupa penempatan khusus atau patsus. Langkah itu menjadi bagian dari tindakan disiplin internal terhadap anggota yang melanggar aturan kepolisian.

“Bentuk tindakannya berupa penempatan khusus (patsus),” ujar Imam.

Sebelumnya, Polda Bengkulu menyatakan akan mengevaluasi rangkaian pengamanan aksi Hari Tani setelah kericuhan terjadi di lapangan. Polisi juga mencermati sejumlah rekaman video yang beredar di masyarakat.

Aksi Awalnya Berlangsung Aman

Unjuk rasa peringatan Hari Tani berlangsung di Bengkulu pada Kamis (24/9/2026). Pada awalnya, kegiatan berjalan aman dan damai.

Baca Juga :  Sopir Truk Mengantre Solar hingga 24 Jam, Pendapatan Tergerus dan Fisik Menurun

Situasi kemudian berubah menjadi kericuhan antara aparat kepolisian dan massa. Di tengah kejadian tersebut, kamera merekam seorang anggota polisi yang memperlihatkan gestur wajah mengejek ke arah peserta aksi.

Video itu kemudian menyebar di media sosial. Peredaran rekaman tersebut mendorong Polda Bengkulu melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang bersangkutan.

Polda Bengkulu sebelumnya meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Polisi juga menyatakan akan menyampaikan informasi berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap seluruh rangkaian kejadian. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru