Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika NATO Blokade Kaliningrad

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin(YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Rusia Vladimir Putin(YouTube Sekretariat Presiden)

Brussels, APGtimes.com – Rusia mengeluarkan peringatan keras kepada NATO terkait Kaliningrad. Moskwa menyatakan siap menggunakan seluruh kemampuan militernya, termasuk senjata nuklir, jika negara-negara NATO berupaya mengisolasi wilayah tersebut dari Rusia.

Peringatan itu muncul melalui nota diplomatik Rusia yang dikirim kepada NATO. Reuters melaporkan dokumen tersebut menyebut langkah untuk memutus akses Kaliningrad dapat meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.

Rusia Sebut Kaliningrad Bagian dari Wilayahnya

Dalam nota tersebut, Rusia menyatakan akan mempertahankan Kaliningrad jika NATO berupaya memutus hubungan wilayah itu dengan bagian Rusia lainnya.

Moskwa juga memperingatkan kemungkinan serangan terhadap pusat pengambilan keputusan di negara-negara anggota NATO sejak awal konflik.

Kaliningrad memiliki posisi strategis di kawasan Baltik. Wilayah eksklave Rusia itu berada di antara Polandia dan Lituania, yang keduanya merupakan anggota NATO.

Baca Juga :  Kabut Asap Indonesia Picu Krisis Udara, Singapura Beri Subsidi Berobat hingga Rp139 Ribu

Rusia Soroti Aktivitas NATO di Baltik

Rusia menilai sejumlah aktivitas NATO di kawasan Baltik meningkatkan ketegangan. Moskwa juga menyoroti latihan militer yang menurutnya dapat berkaitan dengan skenario isolasi Kaliningrad.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova turut mengkritik pernyataan sejumlah pejabat negara NATO. Ia menilai pernyataan tersebut menunjukkan sikap anti-Rusia dan kesiapan menghadapi konflik.

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut pernyataan Rusia tersebut sebagai peringatan diplomatik kepada negara-negara Eropa.

NATO Bantah Mengancam Kaliningrad

NATO membantah bahwa aktivitas militernya mengancam wilayah Rusia. Aliansi tersebut juga meminta Moskwa menghentikan penggunaan retorika nuklir.

Baca Juga :  Hakim AS Perintahkan Gedung Putih Pulihkan Akses CNN, MS NOW, dan Politico

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyebut NATO sebagai aliansi pertahanan. Menurut NATO, latihan dan aktivitas militernya tidak mengancam wilayah Rusia.

Ancaman Picu Kekhawatiran Salah Perhitungan

Pertukaran peringatan tersebut meningkatkan kekhawatiran mengenai risiko salah perhitungan antara Rusia dan NATO.

Reuters melaporkan sejumlah pejabat dan analis pertahanan melihat situasi itu sebagai perkembangan serius. Kekhawatiran terutama muncul karena kedua pihak terus meningkatkan aktivitas militer dan retorika di kawasan Baltik.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga memperingatkan Barat agar tidak meningkatkan ketegangan terkait Kaliningrad. Putin mengatakan Rusia akan mempertahankan wilayahnya dengan seluruh persenjataan yang tersedia jika wilayah tersebut menghadapi ancaman. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Udara Gempur Posisi Houthi di Taiz, Lebih dari 200 Petempur Diklaim Jadi Korban
Donasi Politik Elon Musk Tembus Rp 6,58 Triliun, Partai Republik Terima Dukungan Besar
Iran Eksekusi Ali-Sina Mostafavi, Dituduh Terlibat Serangan Bersenjata untuk Israel
Arab Saudi Dilaporkan Serang Fasilitas Minyak di Yaman, Warga Sanaa Antre BBM
Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter untuk Atasi Karhutla, Indonesia Belum Merespons
Kabut Asap Indonesia Picu Krisis Udara, Singapura Beri Subsidi Berobat hingga Rp139 Ribu
63 Orang Tewas dalam 24 Jam, Arab Saudi Gempur 130 Target Houthi di Yaman
Gempa M 7,7 Guncang Panama, Bangunan Rusak dan Potensi Tsunami Muncul
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Serangan Udara Gempur Posisi Houthi di Taiz, Lebih dari 200 Petempur Diklaim Jadi Korban

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Donasi Politik Elon Musk Tembus Rp 6,58 Triliun, Partai Republik Terima Dukungan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Iran Eksekusi Ali-Sina Mostafavi, Dituduh Terlibat Serangan Bersenjata untuk Israel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Arab Saudi Dilaporkan Serang Fasilitas Minyak di Yaman, Warga Sanaa Antre BBM

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter untuk Atasi Karhutla, Indonesia Belum Merespons

Berita Terbaru