Kenduri Sko Enam Luhah 2026 Tampilkan Seni Tradisional, Wali Kota Alfin Beri Apresiasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, APGtimes.com – Malam Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah berlangsung meriah di Luhah Rio Mangku Bumi, Kamis (25/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Tahun 2026.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin. Sekretaris Daerah, anggota DPRD, kepala OPD, Camat Sungai Bungkal, lurah, kepala desa, tokoh adat, dan ratusan warga juga memadati lokasi acara.

Panitia mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”. Tema tersebut mengajak masyarakat menjaga nilai adat sekaligus melestarikan budaya Kerinci.

Baca Juga :  Warung Buk Dorlan Bagikan 100 Kotak Nasi dan 100 Jus dalam Aksi Jumat Berkah

Kesenian Tradisional Tarik Perhatian Warga

Panitia menampilkan berbagai kesenian tradisional khas Kerinci. Penonton menyaksikan atraksi pencak silat, Tari Iyo Iyo, Tari Rangguk, Tari Sekapur Sirih, hingga Tari Asoak.

Ratusan warga memenuhi arena sejak awal acara. Mereka menikmati setiap pertunjukan dan memberikan apresiasi kepada para seniman.

Pergelaran itu juga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda. Dengan demikian, masyarakat dapat terus mengenal dan mencintai tradisi daerah.

Wali Kota Dorong Pelestarian Budaya

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengajak masyarakat menjaga adat dan budaya yang diwariskan para leluhur.

Menurutnya, budaya merupakan identitas Kota Sungai Penuh. Selain itu, kegiatan budaya mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.

Baca Juga :  Janji Jangan Tinggal Janji: Kerinci dan Sungai Penuh Menunggu Bukti dari Al Haris

Alfin menegaskan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus mendukung kegiatan budaya. Pemerintah ingin budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Kenduri Sko Perkuat Persatuan

Kenduri Sko Enam Luhah tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan. Tradisi tersebut juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga adat, melestarikan budaya, dan memperkenalkannya kepada generasi muda. Upaya tersebut akan menjaga warisan budaya Kerinci tetap lestari sekaligus menjadi kebanggaan Kota Sungai Penuh. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru