Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) mengevakuasi Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang sudah dibius di Jorong Palimbatan, Nagari Pasie Laweh, Agam, Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar bersama pihak terkait mengevakuasi seekor Harimau Sumatra berusia sekitar dua tahun yang masuk ke kandang jebak setelah sebelumnya sempat memangsa ternak milik warga setempat. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/hma(Fitra Yogi)

Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) mengevakuasi Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang sudah dibius di Jorong Palimbatan, Nagari Pasie Laweh, Agam, Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar bersama pihak terkait mengevakuasi seekor Harimau Sumatra berusia sekitar dua tahun yang masuk ke kandang jebak setelah sebelumnya sempat memangsa ternak milik warga setempat. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/hma(Fitra Yogi)

Agam, albrita.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengevakuasi seekor harimau Sumatera yang masuk ke kandang jebak di Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Rabu (12/8/2026).

Harimau betina tersebut sebelumnya memangsa dua ekor kambing milik warga bernama Afkir Soni (45) pada Minggu (9/8/2026). Kemunculan satwa liar itu membuat warga khawatir karena lokasi berada dekat permukiman dan fasilitas pendidikan.

Kepala Balai Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan tim melakukan evakuasi mulai pukul 10.00 WIB. Proses tersebut selesai sekitar pukul 11.45 WIB.

“Evakuasi harimau dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 11.45 WIB,” kata Ade Putra di Lubuk Basung, dikutip dari Antara.

Baca Juga :  Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Ungkap Penyebab Blackout Lima Provinsi

Sebelumnya, BKSDA memasang kandang jebak pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Tim kemudian menerima laporan bahwa pintu kandang tertutup.

Petugas segera mendatangi lokasi dan memastikan harimau sudah masuk perangkap. Satwa tersebut masuk ke kandang sekitar pukul 19.35 WIB, hanya sekitar satu jam setelah perangkap terpasang.

Harimau Dibius Sebelum Dievakuasi

Untuk menjaga keselamatan petugas dan satwa, dokter hewan terlebih dahulu memberikan obat bius kepada harimau. Tim kemudian mengangkat dan menandu harimau sekitar 100 meter dari kandang menuju kendaraan evakuasi.

BKSDA selanjutnya membawa harimau tersebut ke Kantor Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar di Belakang Balok, Kota Bukittinggi.

Di lokasi itu, petugas melakukan pemeriksaan awal dan observasi kesehatan sebelum menentukan langkah konservasi berikutnya.

Baca Juga :  Longsor Tutup Jalur Padang–Bukittinggi, Lembah Anai Lumpuh Total

Hasil identifikasi awal menunjukkan harimau tersebut berjenis kelamin betina dan masih berusia remaja. BKSDA memperkirakan usianya sekitar dua hingga lima tahun.

Harimau Sumatera dengan nama latin Panthera tigris sumatrae merupakan satwa endemik Indonesia yang mendapat perlindungan. Karena itu, petugas menangani proses evakuasi dengan memperhatikan keselamatan satwa dan masyarakat.

Kemunculan harimau sebelumnya terjadi di sekitar kawasan yang cukup dekat dengan aktivitas warga. Lokasi tersebut juga berada tidak jauh dari SDN 10 Angge Palimbatan dan SMPN 1 Palupuh.

BKSDA kini melakukan observasi untuk mengetahui kondisi kesehatan harimau sekaligus menentukan lokasi penanganan atau pelepasliaran selanjutnya. (yp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya
Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas
Wali Kota Alfin Serahkan Penghargaan kepada Agra Boslia Attila, Siswa Berprestasi Sungai Penuh
5 Warga SAD Serahkan Diri dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun
1.066 ASN Bandung Terindikasi Judi Online, Bupati Perintahkan Verifikasi
Karhutla Jambi Tembus 916 Hektare, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan
Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Jambi, Pemerintah Tetap Siaga Hadapi ISPU Tinggi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:09 WIB

Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya

Kamis, 3 September 2026 - 18:09 WIB

Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh

Rabu, 2 September 2026 - 23:09 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Penghargaan kepada Agra Boslia Attila, Siswa Berprestasi Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:09 WIB

5 Warga SAD Serahkan Diri dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun

Berita Terbaru