Rupiah Tertekan ke Rp17.895, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang,

Ilustrasi uang,

Jakarta, APGtimes.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada awal perdagangan Selasa (22/9/2026). Rupiah berada di level Rp17.895 per dollar AS pada pukul 09.20 WIB.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah turun 48 poin atau 0,27 persen dari posisi penutupan sehari sebelumnya. Pada Senin (21/9/2026), rupiah berakhir di level Rp17.847 per dollar AS.

Sementara itu, indeks dollar AS (DXY) bergerak datar. Pada pukul 09.00 WIB, DXY berada di level 100,425 setelah menguat 0,21 persen pada perdagangan sebelumnya.

Rupiah Melemah Saat Pasar Asia Bergerak Beragam

Pergerakan mata uang Asia pagi ini berlangsung beragam. Sejumlah mata uang menguat terhadap dollar AS.

Peso Filipina naik 0,13 persen. Ringgit Malaysia bertambah 0,01 persen, sedangkan won Korea Selatan menguat 0,98 persen.

Di sisi lain, beberapa mata uang Asia justru melemah. Yuan China turun 0,03 persen dan dollar Singapura terkoreksi 0,02 persen. Yen Jepang juga melemah 0,10 persen, sementara dollar Hong Kong bergerak stabil.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap Galeri 24, Antam, dan UBS

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah terjadi ketika pasar kawasan belum bergerak dalam satu arah.

Pernyataan Pejabat The Fed Jadi Perhatian

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong melihat peluang pelemahan rupiah masih terbuka.

Menurut Lukman, pernyataan hawkish pejabat The Federal Reserve, Goolsbee, kembali mendorong ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi.

“Rupiah diperkirakan masih tertekan terhadap dollar AS menyusul pernyataan hawkish pejabat The Fed, Goolsbee, yang kembali meningkatkan ekspektasi suku bunga AS akan bertahan lebih tinggi,” kata Lukman, Selasa pagi.

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Stabil Setelah Anjlok 3 Persen, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

Ekspektasi tersebut dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dollar AS. Kondisi itu kemudian memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Keputusan BI Dinanti Pasar

Selain kebijakan The Fed, pelaku pasar juga menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Rabu (23/9/2026).

Lukman memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga. Jika keputusan itu sesuai perkiraan pasar, ruang penguatan rupiah terhadap dollar AS kemungkinan tetap terbatas.

“Keputusan RDG BI besok yang diperkirakan mempertahankan suku bunga juga dapat membatasi dukungan terhadap rupiah,” ujar Lukman.

Untuk perdagangan Selasa, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dollar AS.

Pergerakan rupiah selanjutnya akan dipengaruhi perkembangan dollar AS dan respons pasar terhadap keputusan suku bunga BI. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Melemah ke Rp17.786 per Dollar AS, Pasar Menanti Keputusan BI
TKD Capai Rp504,3 Triliun hingga Agustus 2026, Alokasi Terbaru Tembus Rp715,34 Triliun
Harga Emas Antam Hari Ini 16 September 2026 Naik Tipis, Cek Daftar Lengkapnya
Harga Token Listrik PLN 9-13 September 2026, Rp50.000 Dapat Berapa kWh?
Gerobak Padang Buka Kemitraan di IFBC 2026, Bidik Ekspansi Nasional
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645, Padahal Dollar AS Turun
Citilink Kembali Terbang Hari Ini, Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Tak Bergerak, 1 Gram Rp2,68 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp17.895, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.786 per Dollar AS, Pasar Menanti Keputusan BI

Senin, 21 September 2026 - 12:09 WIB

TKD Capai Rp504,3 Triliun hingga Agustus 2026, Alokasi Terbaru Tembus Rp715,34 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 16 September 2026 Naik Tipis, Cek Daftar Lengkapnya

Rabu, 9 September 2026 - 14:09 WIB

Harga Token Listrik PLN 9-13 September 2026, Rp50.000 Dapat Berapa kWh?

Berita Terbaru

Menlu Sugiono tiba di New York, AS, Minggu (20/6/2026). (Dok. Bakom)

Internasional

Menlu Sugiono Tiba di New York, Siapkan Agenda Indonesia di Sidang PBB

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:09 WIB

Ilustrasi uang,

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp17.895, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:09 WIB