Kuliah Gratis PTN Dimatangkan 2-4 Pekan, UKT dan Uang Pangkal Masuk Skema

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan ada 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.(ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet/aa)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan ada 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.(ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet/aa)

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah akan mematangkan rencana kuliah gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) dalam dua hingga empat pekan ke depan. Kebijakan tersebut dirancang mencakup pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan rencana itu dalam siaran pers, Rabu (23/9/2026).

“Dalam 2-4 minggu ke depan, pemerintah akan mematangkan rencana penerapan Pendidikan Tinggi Negeri bebas biaya kuliah, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal,” kata Teddy.

Kuliah Gratis Masih Dimatangkan

Pemerintah belum langsung menerapkan pembebasan biaya kuliah secara menyeluruh. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pemerintah masih menyusun tahapan serta menghitung kebutuhan anggarannya.

Brian menyebut pemerintah telah mengkaji sejumlah komponen pendapatan PTN. Perhitungan itu mencakup penerimaan UKT, iuran pengembangan institusi (IPI) dari jalur mandiri, serta sumber pendapatan lainnya.

Baca Juga :  Taspen Cairkan Gaji Ke-13 Pensiunan ASN Mulai 2 Juni 2026

Salah satu pertimbangannya adalah pola pendanaan antarprogram studi. Menurut Brian, pendapatan dari program pascasarjana di sejumlah PTN dapat ikut menopang pembiayaan program sarjana.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta program kuliah gratis disiapkan secepat mungkin. Namun, pemerintah tetap perlu menyesuaikan penerapannya dengan tahapan kebijakan dan kemampuan fiskal negara.

Pendidikan Gratis Disiapkan dari PAUD hingga SMA

Selain perguruan tinggi, pemerintah juga menyiapkan pendidikan gratis pada sekolah negeri mulai dari PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Teddy menyebut jumlah sekolah negeri pada jenjang tersebut mencapai sekitar 164 ribu unit di seluruh Indonesia.

“Penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 164 ribu sekolah negeri pada jenjang tersebut di seluruh Indonesia,” ujar Teddy.

Baca Juga :  BGN Tegaskan MBG Tak Habiskan Anggaran Negara, Program Pemerintah Lain Tetap Berjalan

Rencana tersebut membuat cakupan pendidikan gratis pemerintah meliputi berbagai jenjang, mulai pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi negeri.

Pesantren Juga Mendapat Perhatian

Pemerintah juga memperkuat perhatian terhadap pendidikan pesantren. Salah satu langkahnya melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026.

Perpres tersebut mengatur pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. Lembaga tersebut akan menjadi unit khusus yang menangani urusan pendidikan pesantren.

Teddy mengatakan pembentukan direktorat itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat dukungan terhadap berbagai jalur pendidikan.

Pemerintah kini masih menghitung kebutuhan pembiayaan dan menyusun mekanisme pelaksanaan kuliah gratis. Pembahasan dalam dua hingga empat pekan mendatang akan menentukan skema penerapan pembebasan UKT dan uang pangkal di PTN. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru