Nagoya, APGtimes.com – Dua anggota delegasi Korea Utara (Korut) di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dilaporkan ingin mencari suaka di Jepang dan tidak ingin pulang ke negara asalnya.
Majalah Korea Selatan Monthly Chosun menyampaikan laporan itu pada 22 September 2026. Media tersebut mengutip sumber yang disebut sebagai pejabat Kantor Intelijen dan Penelitian Kabinet Jepang (CIRO). Reuters kemudian mengutip laporan tersebut.
Menurut laporan Monthly Chosun, kedua anggota delegasi itu menyampaikan keinginan untuk tetap berada di Jepang. Mereka juga memilih Jepang sebagai tempat mencari suaka daripada Korea Selatan.
Identitas Dua Delegasi Belum Terungkap
Monthly Chosun belum menyebut identitas kedua orang tersebut. Media itu juga belum menjelaskan posisi mereka dalam delegasi Korut.
Belum diketahui apakah keduanya merupakan atlet atau pejabat. Selain itu, laporan tersebut belum memastikan apakah mereka akan mengajukan permohonan suaka secara resmi kepada pemerintah Jepang.
Pemerintah Jepang juga belum memberikan tanggapan mengenai kabar tersebut. Reuters menyatakan belum memperoleh komentar dari pemerintah Jepang ketika laporan itu terbit.
Korut Kirim Sekitar 180 Orang
Korea Utara mengirim sekitar 180 atlet dan pejabat ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menteri Olahraga Korut Kim Il-guk juga masuk dalam delegasi tersebut.
Rombongan tersebut mengikuti Asian Games yang berlangsung di Jepang. Kompetisi resmi dimulai pada 19 September 2026 dan akan berlangsung hingga 4 Oktober.
Kehadiran delegasi Korut dalam jumlah besar menarik perhatian karena negara tersebut terakhir kali mengirim rombongan ke Jepang untuk ajang olahraga internasional pada Universiade Musim Panas Kobe 1985.
Jepang Beri Pengecualian untuk Delegasi Korut
Jepang menerapkan pembatasan terhadap masuknya warga Korea Utara melalui sanksi unilateral. Namun, pemerintah Jepang memberikan pengecualian bagi delegasi Korut agar mereka dapat mengikuti Asian Games.
Laporan mengenai dua anggota delegasi yang ingin mencari suaka muncul ketika sekitar 180 atlet dan pejabat Korut berada di Jepang. Reuters juga mencatat bahwa penyelenggara Asian Games belum memberikan komentar mengenai laporan tersebut.
Sampai saat ini, laporan tersebut belum mengungkap identitas kedua orang itu. Belum ada pula kepastian bahwa keduanya telah mengajukan permohonan suaka secara resmi kepada pemerintah Jepang.









