Lautan Manusia Iringi Pemakaman Ali Khamenei di Qom, Prosesi Berlanjut ke Mashhad

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lautan manusia memadati jalanan untuk melihat langsung peti mati mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat jenazahnya melewati Menara Azadi di Teheran, Senin (6/7/2026).(AFP/WAKIL KOHSAR)

Lautan manusia memadati jalanan untuk melihat langsung peti mati mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat jenazahnya melewati Menara Azadi di Teheran, Senin (6/7/2026).(AFP/WAKIL KOHSAR)

Qom, APGtimes.com – Ribuan warga Iran memadati jalan-jalan di Kota Qom, Selasa (7/7/2026), untuk mengiringi prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Pemerintah Iran menyusun rangkaian penghormatan di beberapa kota sebelum prosesi pemakaman terakhir berlangsung di Mashhad.

Panitia meletakkan jenazah Ali Khamenei di Masjid Jamkaran. Masjid tersebut menjadi salah satu pusat keagamaan Islam Syiah yang paling berpengaruh di Iran.

Rekaman udara dari televisi pemerintah memperlihatkan ribuan pelayat memenuhi jalan menuju kawasan masjid. Warga berdatangan sejak pagi untuk memberikan penghormatan terakhir.

Ayatollah Senior Pimpin Doa

Ayatollah senior Abdollah Javadi-Amoli memimpin doa bersama di kompleks Masjid Jamkaran. Ulama berusia 93 tahun itu menjadi salah satu tokoh Syiah yang paling dihormati di Iran.

Baca Juga :  Iran Bersiap Perang Lebih Besar, Selat Hormuz Makin Tegang dan Jalur Kapal Terancam

Sejumlah pelayat meneriakkan slogan “Matilah Amerika” selama prosesi berlangsung. Seruan itu kerap muncul dalam berbagai kegiatan resmi di Iran.

Para ulama dan masyarakat kemudian memberikan penghormatan di depan peti jenazah Ali Khamenei. Empat anggota keluarganya yang ikut menjadi korban juga mendapat penghormatan dalam upacara tersebut.

Iring-iringan Bergerak Menuju Fatima Masumeh

Panitia membawa peti jenazah menggunakan kendaraan menuju Mausoleum Fatima Masumeh di Kota Qom. Situs tersebut menjadi salah satu tempat suci bagi umat Islam Syiah.

Sehari sebelumnya, ribuan warga juga memadati jalan-jalan di Teheran. Kehadiran massa dalam jumlah besar menunjukkan dukungan terhadap prosesi penghormatan yang digelar pemerintah Iran.

Baca Juga :  Kabar Baik! Harga Pertamax Diprediksi Turun Setelah Damai AS-Iran

Banyak pengamat membandingkan besarnya prosesi kali ini dengan pemakaman Ruhollah Khomeini pada 1989.

Mojtaba Khamenei Belum Hadir

Hingga prosesi di Qom berakhir, Mojtaba Khamenei belum muncul di hadapan publik. Putra Ali Khamenei itu sebelumnya menerima penunjukan sebagai penerus kepemimpinan Iran.

Pejabat Iran menyebut Mojtaba mengalami luka dalam serangan udara yang menewaskan ayahnya. Kondisi tersebut membuat pemerintah belum memastikan kehadirannya dalam rangkaian pemakaman.

Pemerintah Iran akan melanjutkan prosesi penghormatan di Irak pada Rabu (8/7/2026). Setelah itu, keluarga akan memakamkan Ali Khamenei di kota kelahirannya, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026). (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia
Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri
Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS
Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia
Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu
Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja
Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang
Staf Trump Mulai Mundur Satu per Satu Jelang Pemilu Sela, Apa yang Terjadi?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia

Selasa, 8 September 2026 - 21:09 WIB

Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri

Selasa, 8 September 2026 - 18:09 WIB

Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS

Senin, 7 September 2026 - 11:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:09 WIB

Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Samsung memajang Galaxy A08 di situs resminya di Serbia serta Bosnia dan Herzegovina. (Samsung)

Tekno & Sains

Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:09 WIB