Bitcoin Naik 36 Persen, Harga Emas Turun dan Saham AS Nyaris Tak Bergerak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Jakarta, APGtimes.com – Harga Bitcoin (BTC) melonjak 36 persen sejak 18 Agustus 2026. Pada periode yang sama, harga emas justru melemah, sedangkan pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak relatif terbatas.

Mengutip Yahoo Finance, Sabtu (26/9/2026), Bitcoin kini diperdagangkan di sekitar 84.000 dollar AS.

Perbedaan pergerakan tersebut memunculkan pertanyaan baru mengenai hubungan Bitcoin dengan aset lain, terutama saham dan emas.

Sejak 18 Agustus hingga periode pengamatan, SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY) hanya naik 0,05 persen. Sementara itu, SPDR Gold Shares (GLD) turun 1,4 persen.

Korelasi Bitcoin Tidak Selalu Sama

Bitcoin selama ini kerap bergerak mengikuti aset berisiko seperti saham. Investor juga sering membandingkan pergerakan Bitcoin dengan emas.

Namun, perbedaan kinerja dalam beberapa pekan terakhir belum cukup untuk menunjukkan bahwa hubungan tersebut telah berubah secara permanen.

Korelasi menggambarkan seberapa erat pergerakan dua aset. Nilainya berada dalam rentang minus satu hingga plus satu.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juli 2026 Tetap Rp 2,6 Juta per Gram

Nilai plus satu menunjukkan dua aset bergerak sepenuhnya searah. Nilai nol menunjukkan tidak ada hubungan, sedangkan minus satu menunjukkan pergerakan yang berlawanan.

Periode pengamatan juga memengaruhi hasil korelasi. Pengukuran selama lima minggu bisa memberikan gambaran berbeda dibandingkan periode 90 hari.

Dalam lima minggu hingga 23 September 2026, Bitcoin menguat ketika saham AS cenderung stagnan dan emas mengalami penurunan.

Kondisi itu juga berlangsung ketika volatilitas pasar saham berada pada level rendah. Indeks VIX tercatat 14,21. Angka di bawah 15 umumnya menunjukkan kondisi pasar yang relatif stabil.

Namun, gambaran tersebut berubah ketika pengamatan diperpanjang hingga 90 hari.

Pada pertengahan September, korelasi Bitcoin dengan emas mencapai level tertinggi dalam enam tahun. Data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin dalam lima minggu terakhir belum cukup untuk memastikan perubahan hubungan jangka panjang.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi, 1 Gram Tembus Rp2,71 Juta

Tiga Faktor Mendorong Bitcoin

Kenaikan Bitcoin hingga 36 persen sejak 18 Agustus muncul bersamaan dengan sejumlah faktor di pasar keuangan.

Pertama, Departemen Keuangan AS menggandakan program pembelian kembali obligasi pada 19 Agustus. Kebijakan tersebut meningkatkan likuiditas dalam sistem keuangan dan bertepatan dengan awal penguatan Bitcoin.

Kedua, reli Bitcoin mendapat dorongan dari short squeeze.

Short squeeze terjadi ketika pelaku pasar yang sebelumnya memprediksi penurunan harga harus membeli Bitcoin untuk menutup posisi setelah harga justru bergerak naik.

Pembelian tersebut kemudian dapat memperkuat tekanan kenaikan harga dalam waktu singkat.

Perbedaan kinerja Bitcoin, emas, dan saham saat ini menunjukkan bahwa hubungan antar-aset bisa berubah dalam jangka pendek. Namun, pergerakan dalam periode lebih panjang tetap perlu diperhatikan untuk melihat pola yang lebih konsisten. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama
Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen
Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB
Dana Abadi Kebencanaan Rp8,3 Triliun Dikelola BPDLH, Hasilnya Biayai Asuransi Aset Negara
Harga Emas Antam Hari Ini 3 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Jadi Rp2,574 Juta
PPh 21 2027 Berlanjut, Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Jadi Sasaran
Asing Jual Bersih Rp204,3 Miliar di Sesi I, GOTO Paling Banyak Dilepas
Harga Emas Antam Hari Ini 30 September 2026 Naik Rp15.000, 1 Gram Jadi Rp2,595 Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Dana Abadi Kebencanaan Rp8,3 Triliun Dikelola BPDLH, Hasilnya Biayai Asuransi Aset Negara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 3 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Jadi Rp2,574 Juta

Berita Terbaru