Netflix PHK 1.000 Karyawan, Terbesar Sejak 2022

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi logo Netflix di aplikasi televisi.(Shutterstock)

Ilustrasi logo Netflix di aplikasi televisi.(Shutterstock)

Jakarta, APGtimes.com – Netflix memangkas sekitar 1.000 karyawan dalam kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) terbaru. Jumlah tersebut setara dengan 6 persen dari total tenaga kerja perusahaan pada akhir 2025, yang mencapai sekitar 16.000 orang.

Kebijakan ini menjadi gelombang PHK terbesar Netflix sejak 2022. Informasi tersebut terungkap melalui memo internal yang dikirimkan dua CEO Netflix, Greg Peters dan Ted Sarandos, kepada para karyawan pada Rabu (14/10/2026) waktu Amerika Serikat (AS).

Netflix mengonfirmasi memo tersebut kepada media teknologi TechCrunch. Sebelumnya, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan informasi mengenai pengurangan tenaga kerja tersebut.

Empat Divisi Terdampak PHK

Memo internal menyebutkan bahwa sebagian besar karyawan yang terdampak berasal dari divisi produk, teknologi, hukum, dan sumber daya manusia (SDM).

Namun, Netflix tidak merinci jumlah pekerja yang kehilangan pekerjaan dari masing-masing divisi. Perusahaan juga belum mengungkap negara mana saja yang terkena dampak kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Komdigi Evaluasi 200 Platform Digital, ChatGPT hingga Netflix Masuk Penilaian PP Tunas

Peters dan Sarandos menjelaskan bahwa keputusan ini berkaitan dengan upaya perusahaan menentukan prioritas penggunaan tenaga kerja dan sumber daya. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis Netflix dalam jangka panjang.

Keduanya juga menegaskan bahwa perusahaan akan tetap menanamkan investasi pada bidang yang dinilai memberikan dampak besar terhadap bisnis.

Meski melakukan PHK, pimpinan Netflix menyatakan optimisme terhadap pencapaian target kinerja perusahaan sepanjang 2026.

PHK Terbesar Sejak 2022

Netflix terakhir kali melakukan pengurangan tenaga kerja dalam skala besar pada 2022. Saat itu, perusahaan memangkas sekitar 450 karyawan melalui dua gelombang PHK.

Langkah tersebut terjadi setelah Netflix kehilangan pelanggan untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Perubahan kondisi bisnis saat itu mendorong perusahaan menyesuaikan operasionalnya.

Kebijakan terbaru kembali menandai perubahan strategi pengelolaan tenaga kerja Netflix di tengah perkembangan industri hiburan digital.

Baca Juga :  iPhone 18 Pro Laris 1,3 Juta Unit di China, Penjualan Naik 15 Persen

Persaingan Platform Video Semakin Ketat

Netflix juga menghadapi persaingan yang semakin kuat untuk mempertahankan pelanggan. YouTube dan TikTok, misalnya, menawarkan beragam video gratis yang dibuat oleh para pengguna.

Model tersebut menjadi tantangan bagi Netflix yang mengandalkan layanan berlangganan sebagai salah satu sumber utama pendapatannya. Perusahaan perlu menjaga agar pelanggan tetap bersedia membayar untuk menikmati konten di platformnya.

Selain jumlah pelanggan, waktu yang dihabiskan pengguna untuk menonton konten atau engagement turut menjadi perhatian investor. Tingkat keterlibatan pengguna dapat memengaruhi kemampuan platform mempertahankan audiens dan menjaga prospek bisnis.

Karena itu, Netflix perlu terus menentukan prioritas investasi dan mengembangkan layanan agar tetap kompetitif. Meski demikian, perusahaan belum menyampaikan rincian lebih lanjut mengenai dampak PHK terbaru terhadap operasional maupun strategi bisnisnya. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Honor Win Pad Resmi Meluncur, Tablet Gaming dengan Layar 240 Hz dan Baterai 10.000 mAh
Apple Batasi Pembelian iPhone Duo Maksimal 2 Unit, Calo Jual hingga Rp89 Juta
WhatsApp Kembangkan Stiker Bersuara, Audio Bisa Ditambahkan hingga 10 Detik
Shutdown Windows Tak Mematikan PC Sepenuhnya, Ini Fungsi Fast Startup
AiMOGA Bawa Robot Humanoid dan Kursi Roda Kendali Otak ke Chery Summit 2026
Sony Rilis 3 Walkman Premium, Model Berlapis Emas Dibanderol Rp 106 Juta
Redmagic 12 Pro Plus Meluncur, HP Gaming Nubia Bisa Mainkan Gim PC Steam
Gemini 4 Argon Kini Bisa Dicoba di Indonesia, Harga Langganan Mulai Rp309.000
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Apple Batasi Pembelian iPhone Duo Maksimal 2 Unit, Calo Jual hingga Rp89 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:09 WIB

WhatsApp Kembangkan Stiker Bersuara, Audio Bisa Ditambahkan hingga 10 Detik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Shutdown Windows Tak Mematikan PC Sepenuhnya, Ini Fungsi Fast Startup

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

AiMOGA Bawa Robot Humanoid dan Kursi Roda Kendali Otak ke Chery Summit 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sony Rilis 3 Walkman Premium, Model Berlapis Emas Dibanderol Rp 106 Juta

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB