Banjir Bandang Solok Rendam Perkantoran, Pemkab Siapkan Wacana Relokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi aliran sungai yang menyebabkan banjir bandang di kabupaten solok, menghantam kompleks pemerintahan, Selasa (22/9/2026).(Rahmat Panji (Kompas.com))

Kondisi aliran sungai yang menyebabkan banjir bandang di kabupaten solok, menghantam kompleks pemerintahan, Selasa (22/9/2026).(Rahmat Panji (Kompas.com))

Solok, APGtimes.com – Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mulai membahas rencana relokasi sejumlah kantor pemerintahan yang terdampak banjir bandang di Arosuka.

Pemkab Solok mengusulkan opsi tersebut kepada pemerintah pusat karena kawasan perkantoran Arosuka pernah menghadapi bencana serupa. Warga setempat menyebut banjir bandang juga pernah menerjang wilayah tersebut puluhan tahun sebelum kawasan perkantoran berdiri.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan banjir tidak hanya menggenangi fasilitas pemerintahan. Bencana juga berdampak pada tiga kawasan perumahan di Arosuka.

“Ada tiga perumahan yang terdampak bencana. Berdasarkan data yang kita dapat, ada sekitar 240 warga kita di sini, ada yang terdampak langsung dan ada yang tidak terdampak langsung,” ujar Jon Firman.

Pemkab Kerahkan Tim Bersihkan Lumpur

Pemkab Solok bersama Forkopimda, TNI, Polri, ASN, dan relawan bergerak membersihkan material banjir di sejumlah lokasi.

Baca Juga :  Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Tarik Minat 1.397 Mahasiswa

Tim membersihkan lumpur yang menutup jalan serta lingkungan permukiman. Relawan dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat juga ikut membantu mempercepat penanganan.

Pemkab Solok turut menyiapkan dapur umum. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.

Sementara itu, alat berat bekerja membersihkan material di sejumlah ruas jalan. Upaya tersebut membantu memulihkan akses masyarakat setelah banjir bandang menerjang kawasan Arosuka.

Tata Ruang dan Perizinan Ikut Dievaluasi

Bencana tersebut mendorong Pemkab Solok mengevaluasi kondisi kawasan secara menyeluruh. Pemerintah akan meninjau tata ruang, aspek keselamatan, serta proses perizinan bangunan di wilayah terdampak.

Jon Firman mengatakan pemerintah juga akan memeriksa dokumen terkait analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

“Perizinan AMDAL kita cek detail, mungkin seperti apa prosesnya dan akan kita evaluasi,” kata Jon Firman.

Baca Juga :  12.589 Kasus ISPA Tercatat di Palembang Selama September, Kabut Asap Jadi Sorotan

Hasil evaluasi teknis nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk menentukan langkah berikutnya.

Relokasi Belum Jadi Keputusan Final

Pemkab Solok membuka opsi memindahkan kawasan perkantoran jika hasil kajian menunjukkan lokasi saat ini memiliki risiko tinggi terhadap pegawai dan masyarakat.

Namun, pemerintah belum menetapkan keputusan mengenai pemindahan tersebut. Rencana relokasi masih berada pada tahap pembahasan awal dan membutuhkan kajian lebih lanjut.

Selain mempertimbangkan risiko bencana, pemerintah juga perlu melihat aspek tata ruang, kondisi lingkungan, akses, serta kebutuhan pelayanan publik sebelum menentukan lokasi baru.

Pemkab Solok kini memprioritaskan penanganan warga terdampak dan pembersihan kawasan. Evaluasi lokasi perkantoran akan berjalan setelah pemerintah memperoleh hasil kajian teknis. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Jambi, Jarak Pandang Turun hingga 800 Meter
Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Jambi, Jarak Pandang Turun hingga 800 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Berita Terbaru