G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak, Pasokan Solar Jadi Prioritas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump (Alex WROBLEWSKI/AFP via Getty Images)

Presiden AS Donald Trump (Alex WROBLEWSKI/AFP via Getty Images)

Paris, APGtimes.com – Negara-negara G7 sepakat melepas hingga 100 juta barel minyak dan solar dari cadangan darurat untuk meredakan tekanan harga energi global.

G7 akan menjalankan pelepasan stok tersebut secara terkoordinasi melalui Badan Energi Internasional (IEA) selama empat bulan. Kesepakatan itu juga memberi perhatian khusus pada pasokan solar.

G7 Segera Lepas Cadangan Minyak

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan negara-negara G7 dan mitranya akan memulai pelepasan cadangan tersebut segera. Mereka akan menyalurkan sebagian besar stok solar pada 20 hari pertama.

Jika seluruh 100 juta barel keluar secara merata selama empat bulan, volumenya setara sekitar 830.000 barel per hari. Namun, distribusi sebenarnya dapat berbeda karena setiap negara memiliki kebijakan dan kapasitas cadangan masing-masing.

IEA Koordinasikan Pelepasan Stok

IEA akan memantau pelaksanaan kesepakatan tersebut. Organisasi itu juga akan menilai dampaknya terhadap keamanan energi dan stabilitas pasar.

Baca Juga :  Dunia Sambut Damai AS-Iran, PBB hingga Eropa Beri Dukungan Penuh

Selain pelepasan stok, G7 sepakat meningkatkan fleksibilitas operasi kilang. Negara-negara anggota akan mengatur jadwal perawatan kilang agar tidak terjadi pengurangan kapasitas secara bersamaan.

Solar Jadi Fokus Utama

Pasokan solar mendapat perhatian khusus karena pasar bahan bakar tersebut menghadapi tekanan. G7 meminta negara anggota dan mitranya mempercepat pelepasan stok solar pada tahap awal.

G7 juga berkomitmen tidak membatasi perdagangan energi dan produk minyak di antara negara anggota. Kelompok tersebut turut meminta negara penghasil energi menghindari larangan ekspor yang dapat memperburuk tekanan pasar.

Pelepasan Minyak Tidak Langsung Menambah Solar

Meski G7 melepas cadangan dalam jumlah besar, tambahan pasokan solar tidak otomatis muncul di pasar. Kilang harus mengolah minyak mentah terlebih dahulu menjadi produk olahan.

Baca Juga :  Kabar Baik Pengguna BBM! Harga Pertamax Berpotensi Turun dalam Waktu Dekat

Karena itu, kapasitas kilang, logistik, serta jenis minyak yang tersedia akan menentukan jumlah solar yang akhirnya masuk ke pasar. Euronews mencatat faktor tersebut dapat memengaruhi dampak kebijakan G7 terhadap harga energi.

Kesepakatan Muncul Setelah Tekanan AS

Kesepakatan G7 muncul setelah Amerika Serikat mendorong negara-negara Eropa menggunakan cadangan energi untuk menghadapi kenaikan harga bahan bakar.

Sebelum kesepakatan tercapai, Presiden AS Donald Trump melakukan pembicaraan dengan Macron. Setelah itu, G7 menyepakati langkah bersama untuk menambah pasokan energi dan menjaga kelancaran perdagangan produk minyak.

Langkah tersebut diharapkan membantu pasar menghadapi tekanan pasokan menjelang musim dingin ketika permintaan terhadap solar dan produk olahan minyak biasanya meningkat. (ap*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arab Saudi Gempur Houthi, Operasi Rebut Mokha Mengancam Jalur Strategis Bab El-Mandeb
Tabung Bakteri Pes Pecah di Rusia, Pekerja Laboratorium Meninggal
Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika NATO Blokade Kaliningrad
Biaya Izin Tinggal Permanen Jepang Naik 20 Kali Lipat Jadi Rp22,7 Juta
Kim Jong Un Disebut Berbobot 140 Kg, Intelijen Korsel Ungkap Kondisi Kesehatannya
FBI Kebobolan Data, ShinyHunters Klaim Curi Informasi Sensitif Ribuan Pegawai
Malaysia Pulangkan 1.476 Warga Myanmar, PBB Soroti Risiko Keamanan di Negara Asal
Enam Warga Singapura Didakwa Usai Aksi Dukung Penghapusan Hukuman Mati
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Arab Saudi Gempur Houthi, Operasi Rebut Mokha Mengancam Jalur Strategis Bab El-Mandeb

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Tabung Bakteri Pes Pecah di Rusia, Pekerja Laboratorium Meninggal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:09 WIB

G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak, Pasokan Solar Jadi Prioritas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika NATO Blokade Kaliningrad

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Biaya Izin Tinggal Permanen Jepang Naik 20 Kali Lipat Jadi Rp22,7 Juta

Berita Terbaru