Kodam Mulawarman Ungkap Kronologi Meninggalnya Peserta Diklatsarmil SPPI di Balikpapan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, di Lapangan Dodikjur Kodam VI/Mulawarman, Rabu (17/06/2026).(Pendam VI Mulawarman)

Foto pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, di Lapangan Dodikjur Kodam VI/Mulawarman, Rabu (17/06/2026).(Pendam VI Mulawarman)

Balikpapan, APGtimes.com – Kodam VI/Mulawarman membeberkan kronologi meninggalnya Anisa Muyassaroh, peserta Pendidikan Dasar Militer (Diklatsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang menjalani pelatihan di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kodam menjelaskan Anisa mengalami gangguan kesehatan saat mengikuti pendidikan militer. Tim kesehatan kemudian memberikan penanganan awal sebelum merujuknya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Alami Heat Stroke Saat Pendidikan

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Anisa mengalami heat stroke atau serangan panas berat. Kondisi tersebut memicu gangguan pada sejumlah organ tubuh hingga akhirnya korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.

Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kodam juga memastikan seluruh proses penanganan medis berlangsung sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Hafizah Jombang Fehima Najaha Raih Terbaik 5 di MTQ Internasional Arab Saudi

Lolos Pemeriksaan Kesehatan

Sebelum mengikuti Diklatsarmil, Anisa menjalani pemeriksaan kesehatan bersama seluruh peserta lainnya.

Tim medis menyatakan Anisa memenuhi seluruh persyaratan kesehatan sehingga berhak mengikuti pendidikan dasar militer.

Selama proses perawatan, Kodam bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan tim kesehatan untuk memberikan pendampingan kepada korban serta keluarganya.

Evaluasi Pengawasan Kesehatan Peserta

Kodam VI/Mulawarman menilai peristiwa tersebut menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan pendidikan yang melibatkan aktivitas fisik tinggi.

Karena itu, satuan akan terus memperkuat pengawasan terhadap kondisi kesehatan peserta selama menjalani pelatihan.

Baca Juga :  Natalius Pigai Ditegur DPR, Usulan Anggaran Rp 492 Miliar Picu Perdebatan

Selain itu, Kodam memastikan koordinasi dengan keluarga korban terus berjalan sejak proses perawatan, pemulangan jenazah, hingga penyerahan di rumah duka.

DPR Minta Program Dievaluasi

Kasus meninggalnya Anisa menjadi salah satu dari tiga kasus kematian peserta latihan dasar militer calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah daerah.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mengevaluasi materi latihan dasar militer agar keselamatan peserta tetap menjadi prioritas tanpa mengurangi tujuan program. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad
Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Mutasi TNI Terbaru 2026, Tri Budi Utomo Jadi Wakil KSAD dan Iwan Setiawan Pangkostrad

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru