Menlu Sugiono Akan Sampaikan Pidato Indonesia di Sidang Umum PBB pada 26 September

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu Sugiono tiba di New York, AS, Minggu (20/6/2026). (Dok. Bakom)

Menlu Sugiono tiba di New York, AS, Minggu (20/6/2026). (Dok. Bakom)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional atau national statement Indonesia dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum (SMU) ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sabtu (26/9/2026) sore waktu setempat.

Sugiono mengatakan Indonesia akan membawa pesan tentang pentingnya membangun ketahanan global. Pesan tersebut akan bertumpu pada penguatan ketahanan nasional dan kawasan.

“National statement Indonesia akan membawa pesan utama tentang pentingnya membangun ketahanan global yang ditopang oleh ketahanan nasional dan kawasan yang kuat,” kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Indonesia Soroti Ketahanan Global

Sugiono menjelaskan situasi dunia saat ini menghadapi berbagai ketidakpastian. Karena itu, Indonesia menilai kerja sama untuk membangun ketahanan bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  Xi Jinping Tak Hadiri Sidang PBB Usai Bertemu Trump, China Tetap Kirim Han Zheng

Selain ketahanan global, Indonesia juga akan menyampaikan pandangan mengenai perdamaian dan keamanan internasional. Isu Palestina menjadi salah satu perhatian dalam agenda tersebut.

Sugiono juga akan membahas penguatan sistem multilateralisme. Reformasi PBB serta peningkatan peran negara-negara Global South turut masuk dalam pesan yang akan disampaikan Indonesia.

Debat Umum Berlangsung hingga 28 September

Debat Umum SMU ke-81 PBB berlangsung di New York pada 22-26 September 2026 dan berlanjut pada 28 September. Presiden SMU ke-81 PBB, Khalilur Rahman dari Bangladesh, memimpin rangkaian persidangan tersebut.

Selain Debat Umum, sejumlah pertemuan tingkat tinggi juga berlangsung dalam rangkaian SMU ke-81. Agenda tersebut mencakup pembahasan hak atas pembangunan, kenaikan permukaan laut, kesiapsiagaan menghadapi pandemi, isu rasisme, serta penguatan komitmen terhadap pelucutan senjata nuklir.

Baca Juga :  Gibran Janji Benahi MBG dan Koperasi Desa, Pastikan Dana Rakyat Tak Disalahgunakan

Pertemuan lain juga membahas isu Palestina, perubahan iklim, tata kelola kecerdasan buatan (AI), dan reformasi PBB.

Indonesia Perkuat Diplomasi Multilateral

Sugiono memimpin delegasi Indonesia dalam rangkaian SMU ke-81 PBB. Selama berada di New York, ia mengikuti sejumlah pertemuan tingkat tinggi dan bilateral yang membahas perdamaian, keamanan, Palestina, perubahan iklim, serta multilateralisme.

Indonesia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain. Pemerintah turut menyuarakan kepentingan negara berkembang dan mendorong peran lebih besar Global South dalam forum internasional. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan
Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi
Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI
BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda
KPK Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan, 32 Konsesi Kena Sanksi
Ahli UGM Ungkap Tanggung Jawab Pimpinan atas Penugasan Staf Khusus
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB