Prabowo Usulkan Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, DPR Gelar Uji Kelayakan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto (Dok BNN)(Dok BNN)

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto (Dok BNN)(Dok BNN)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto mengirim Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI untuk mengusulkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan DPR menerima Surpres bernomor R57/Surpres/09/2026 pada 30 September 2026.

“Pagi ini pimpinan DPR mendapat Surpres kepada Ketua DPR Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026,” ujar Habiburokhman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Surpres tersebut berisi usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Kapolri baru.

DPR Uji Kelayakan Suyudi

Badan Musyawarah DPR kemudian menugaskan Komisi III untuk menjalankan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada 1 Oktober 2026.

Suyudi menjadi satu-satunya nama yang DPR uji dalam proses tersebut. Komisi III menjadwalkan tahapan tersebut setelah menerima Surpres dari Presiden.

Proses uji kelayakan itu menjadi bagian dari mekanisme DPR dalam menindaklanjuti usulan Presiden mengenai pergantian Kapolri. Laporan media pada 1 Oktober 2026 juga mencatat Suyudi menjalani uji kelayakan di DPR.

Baca Juga :  DPR Desak Pemerintah Lindungi Kelompok Rentan dari Dampak Asap Karhutla

Suyudi Saat Ini Memimpin BNN

Suyudi Ario Seto saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Presiden Prabowo melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.

BNN juga mencatat Suyudi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi setelah mengikuti Korps Raport pada September 2025. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Selama berkarier di Polri, Suyudi banyak bertugas pada fungsi reserse. Ia pernah menduduki sejumlah posisi di wilayah Polda Metro Jaya dan beberapa kepolisian resor.

Pernah Menjabat Wakapolda Metro Jaya

Karier Suyudi kemudian berlanjut ke sejumlah jabatan strategis. Pada 2023, ia menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Setahun kemudian, Suyudi memimpin Polda Banten sebagai Kapolda. Setelah itu, Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Kepala BNN pada 2025.

Dalam menjalankan tugas di BNN, Suyudi masih tercatat memimpin sejumlah agenda lembaga sepanjang 2026. BNN, misalnya, mencatat kehadirannya dalam agenda kelembagaan dan penguatan organisasi pada tahun ini.

Baca Juga :  Kapolri Ungkap Polri Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar dari 464 Kasus Migas

Pendidikan dan Pengalaman Kepolisian

Suyudi menempuh pendidikan di Akpol dan lulus pada 1994. Ia kemudian mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 serta Sespimti Polri pada 2018.

Ia pernah bertugas sebagai Kanit Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Selain itu, Suyudi pernah memimpin unit Jatanras Polda Metro Jaya. Ia juga menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat.

Pengalaman lainnya mencakup tugas di Bareskrim Polri serta sejumlah jabatan kepala kepolisian resor.

Kini, setelah Presiden mengirim Surpres, proses pencalonan Suyudi sebagai Kapolri memasuki tahap uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru