TNI AD Kirim 5 Truk ke NTT untuk Percepat Bantuan ke Wilayah Sulit

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal ADRI-XCII mengangkut sejumlah bantuan perlatan dan logistik untuk korban gempa di NTT. (KOMPAS.com/Febrianto Adi Saputro)(Febrianto Adi Saputro)

Kapal ADRI-XCII mengangkut sejumlah bantuan perlatan dan logistik untuk korban gempa di NTT. (KOMPAS.com/Febrianto Adi Saputro)(Febrianto Adi Saputro)

Jakarta, APGtimes.com – TNI Angkatan Darat (AD) mengirim lima truk berkapasitas 2,5 ton untuk membantu menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sulit dijangkau.

TNI AD mengangkut lima truk tersebut menggunakan kapal ADRI-XCII BM dari Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak mengatakan keberadaan truk akan mempermudah mobilitas personel dalam membawa bantuan hingga ke lokasi yang membutuhkan.

“Salah satu yang kita kirim truk. Kita kirim lima truk di sini supaya lebih mudah mobilitasnya,” kata Maruli dalam konferensi pers di Tanjung Priok, Rabu (19/8/2026).

TNI AD Evaluasi Kebutuhan Alat Berat

Selain mengirim kendaraan dan logistik, TNI AD juga mengevaluasi kebutuhan alat berat untuk mendukung proses penanganan bencana.

Maruli mengatakan personel di lapangan sejauh ini belum membutuhkan tambahan alat berat. Namun, TNI AD tetap memantau kondisi di sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga :  Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT

“Tadi saya cek juga apakah memerlukan kita membawa alat berat di sana, sementara ini mereka sampaikan tidak perlu,” ujarnya.

Maruli menegaskan evaluasi akan terus berjalan. TNI AD akan menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan yang muncul di lapangan.

Ia juga meminta masyarakat memberikan informasi apabila menemukan wilayah yang belum menerima bantuan atau sulit dijangkau oleh tim penyalur.

“Kalau ada informasi seperti itu usahakan mereka memberikan posisinya, kita akan segera bantu,” tegas Maruli.

TNI AD Bawa Puluhan Ton Beras

Kapal ADRI-XCII BM membawa berbagai peralatan dan kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat terdampak gempa NTT.

Peralatan yang dikirim meliputi dua ambulans, lima truk, 100 tandon air berkapasitas 1.100 liter, 13 set genset, 30 set tenda serbaguna, serta 900 set veldbed.

Untuk kebutuhan pangan, TNI AD membawa 32,5 ton beras, 500 kilogram gula, 4.000 botol minyak goreng, 1.140 dus mi instan, 1.997 dus susu bayi, dan 672 dus bubur bayi.

Baca Juga :  WNI yang Lepas Kewarganegaraan Kini Wajib Bayar Rp5 Juta, Ini Aturan Barunya

Bantuan lainnya terdiri dari 330 dus pembalut wanita, 710 dus pampers, 1.000 dus air minum kemasan, 5.000 paket ransum tempur, serta 28 karung pakaian layak pakai.

TNI AD Siapkan Tim Medis

TNI AD juga mengirim dukungan kesehatan untuk membantu warga terdampak gempa.

Tim tersebut terdiri atas dua dokter dan enam perawat. TNI AD turut membawa delapan tempat tidur pasien serta 66 tempat tidur untuk layanan rawat jalan.

Untuk mendukung operasional di lapangan, kapal juga membawa 15 drum Pertalite, 10 drum Pertamina Dex, dan 35 drum Biosolar.

TNI AD akan terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Pemerintah berharap distribusi bantuan dapat menjangkau warga hingga ke wilayah yang memiliki akses sulit. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun
DPR Minta Pemerintah Verifikasi 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat
Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia
DPR Desak Pemerintah Lindungi Kelompok Rentan dari Dampak Asap Karhutla
IM57+ Soroti DPR Tak Buka Draf RUU Perampasan Aset ke Publik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi

Jumat, 4 September 2026 - 19:09 WIB

ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

Jumat, 4 September 2026 - 15:09 WIB

211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat

Kamis, 3 September 2026 - 17:09 WIB

Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Berita Terbaru

Ilustrasi beli BBM bersubsidi pakai MyPertamina(Dok. Pertamina)

Otomotif

Pertamina Batalkan Rencana Wajib STNK Saat Beli BBM di SPBU

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB