Banjir Rendam Padang, Warga Kuranji Selamatkan Diri ke Loteng Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota BPBD Kota Padang sedang mempersiapkan alat untuk mengevakuasi warga di kecamatan kuranji yang terjebak banjir akibat peningkatan debit air sungai, Sabtu (10/10/2026).(Personel BPBD Kota Padang)

Anggota BPBD Kota Padang sedang mempersiapkan alat untuk mengevakuasi warga di kecamatan kuranji yang terjebak banjir akibat peningkatan debit air sungai, Sabtu (10/10/2026).(Personel BPBD Kota Padang)

Padang, APGtimes.com – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menetapkan status siaga banjir setelah hujan sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 12.20 WIB, Sabtu (10/10/2026). Hujan deras meningkatkan debit sejumlah sungai hingga meluap dan merendam permukiman warga.

Sejumlah warga menyelamatkan diri ke lantai atas dan loteng rumah untuk menghindari genangan. Air juga menerjang pagar rumah hingga jebol. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan luapan air di kawasan Kuranji dan Nanggalo berdasarkan laporan yang diterima petugas.

BPBD Padang Kerahkan Petugas untuk Evakuasi

BPBD Kota Padang mengerahkan personel ke sejumlah lokasi terdampak untuk membantu evakuasi warga. Petugas juga memantau ketinggian air guna mengantisipasi dampak banjir yang lebih luas.

Selain itu, BPBD terus mengumpulkan informasi dari lapangan dan meminta warga segera mencari tempat aman jika air terus meningkat.

Banjir Kembali Melanda Kawasan Kuranji

Baca Juga :  Geger di Tanjung Pauh, Sopir Truk Batu Bara Meninggal di Dalam Kabin Kendaraan

Kecamatan Kuranji menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir kali ini. Kawasan tersebut pernah mengalami banjir bandang pada November 2025.

Di Lapau Munggu, banjir bandang kali ini menjadi kejadian keempat sejak November 2025. Informasi awal menyebutkan tanggul sungai kembali jebol sehingga air meluap ke permukiman. Petugas masih mendata dampak kejadian tersebut.

Sementara itu, debit Sungai Guo Kuranji meningkat dan warna air berubah menjadi keruh. Genangan di kawasan Batu Busuk mencapai sekitar 60 sentimeter.

Perumahan Lumin Park Ikut Terendam

Banjir juga menggenangi Perumahan Lumin Park hingga menghambat akses kendaraan. Warga mengalami kesulitan keluar-masuk kawasan karena genangan menutup jalan.

Kondisi ini mendorong petugas meningkatkan pemantauan, terutama di sekitar aliran sungai dan permukiman yang rawan banjir.

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat

BMKG Sumatera Barat memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Tim Bareskrim Polri Hadapi Pengadangan Warga Saat Cek Dugaan PETI di Merangin

Sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) mencatat kenaikan debit air di sejumlah sungai Kota Padang. Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD menyebarkan peringatan dini kepada masyarakat.

Petugas meminta warga menjauhi sungai, menghindari arus deras, serta tidak menerobos jalan yang tergenang banjir.

Warga Diminta Segera Mengungsi Jika Air Naik

BPBD mengimbau warga di kawasan rawan banjir untuk memantau perkembangan cuaca dan ketinggian air. Masyarakat juga perlu menyiapkan kebutuhan darurat agar dapat segera mengungsi ketika situasi memburuk.

Jika air mulai memasuki rumah atau arus semakin deras, warga harus segera menuju tempat yang lebih aman. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Petugas BPBD terus memantau kondisi di lapangan dan membantu warga di wilayah terdampak. Pemerintah meminta masyarakat mengikuti informasi resmi serta segera mengambil langkah penyelamatan jika situasi membahayakan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar
Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan
BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral
Kontingen Tapak Suci Sungai Penuh Sabet Juara Umum Usia Dini dan Pra Remaja
Polda Jambi Pecat Dua Polisi Terkait Dugaan Penipuan Bintara Polri 2026, 9 Laporan Masuk
Nelayan Padang Takut Melaut akibat Kabut Asap, Kompas HP Jadi Penunjuk Arah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral

Berita Terbaru