Jakarta, APGtimes.com — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan bonus kepada atlet Indonesia yang meraih medali dalam Asian Games dan Asian Para Games 2026. Pemberian apresiasi tersebut berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan agenda penerimaan atlet sekaligus penyerahan bonus tersebut. Sejumlah atlet berprestasi, khususnya peraih medali emas, perak, dan perunggu, mendapat undangan langsung dari Presiden untuk menghadiri acara di Istana.
“Agenda pemberian bonus dan penerimaan atlet Asian Games dan Asian Para Games,” kata Erick di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis.
Nominal Bonus Menunggu Pengumuman Prabowo
Erick belum mengungkapkan besaran bonus yang akan diterima para atlet. Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo akan mengumumkan nominalnya secara langsung.
Meski belum mengetahui angka final, Erick berharap pemerintah dapat meningkatkan nilai bonus dibandingkan pemberian sebelumnya.
Menurut dia, apresiasi tersebut penting untuk mendukung kesejahteraan atlet setelah berjuang membawa nama Indonesia di ajang internasional.
“Terakhir keputusannya kan di atas. Mudah-mudahan, ya alhamdulillah naik. Biar atlet sejahtera,” ujar Erick.
Pemerintah melalui pemberian bonus ini ingin memberikan penghargaan nyata atas pencapaian para atlet. Selain menjadi bentuk apresiasi, bonus juga dapat membantu atlet mempersiapkan kebutuhan hidup setelah menyelesaikan karier olahraga.
Prabowo Dorong Masa Depan Atlet Lebih Terjamin
Erick berharap penghargaan dari pemerintah dapat mengubah pandangan masyarakat yang menganggap profesi atlet tidak menjanjikan masa depan. Ia menilai atlet memiliki peluang untuk membangun kehidupan yang baik melalui prestasi dan dukungan yang tepat.
Menurut Erick, Prabowo menunjukkan bahwa profesi atlet dapat menjadi karier yang membanggakan. Prestasi olahraga tidak hanya mengangkat nama Indonesia, tetapi juga membawa kebanggaan bagi keluarga dan atlet itu sendiri.
“Jangan persepsi atlet selalu kesannya tidak punya masa depan. Bapak Presiden membuktikan bahwa atlet adalah karier yang luar biasa,” kata Erick.
Ia juga menyoroti berbagai peluang yang dapat mendukung kesejahteraan atlet. Peluang tersebut mencakup tabungan dari penghasilan, beasiswa, serta kemungkinan adanya dana pensiun pada masa mendatang.
Karena itu, Erick berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada pemberian bonus. Perhatian terhadap kesejahteraan dan masa depan atlet juga perlu terus berkembang agar mereka dapat menjalani karier olahraga dengan lebih terjamin.
Apresiasi untuk Prestasi Olahraga Indonesia
Pemberian bonus kepada peraih medali menjadi salah satu bentuk penghargaan atas perjuangan atlet di kompetisi internasional. Melalui apresiasi tersebut, pemerintah juga berupaya memperkuat dukungan terhadap pembinaan olahraga nasional.
Selain memberikan penghargaan kepada atlet yang meraih medali, perhatian terhadap jaminan masa depan dapat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
Dengan demikian, agenda penerimaan atlet di Istana tidak hanya menjadi momentum penyerahan bonus. Acara tersebut juga menegaskan pentingnya penghargaan terhadap prestasi serta kesejahteraan atlet yang telah membawa nama Indonesia di panggung internasional. (ys*)









