Gibran Pastikan Rumah Ibadah Terdampak Banjir Bandang Solok Segera Dipulihkan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming usai menunaikan ibadah shalat Jumat bersama warga terdampak banjir bandang di Masjid Raya Al Mukarramah, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (Sekretariat Wakil Presiden RI)

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming usai menunaikan ibadah shalat Jumat bersama warga terdampak banjir bandang di Masjid Raya Al Mukarramah, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (Sekretariat Wakil Presiden RI)

Solok, APGtimes.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming memastikan pemerintah memperhatikan pemulihan rumah ibadah yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Gibran menyampaikan hal itu saat menunaikan salat Jumat bersama warga terdampak di Masjid Raya Al Mukarramah, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Jumat (25/9/2026). Pemerintah ingin memastikan warga tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman selama proses pemulihan berlangsung.

“Pemerintah akan perhatikan kebutuhan warga terdampak dalam menunaikan ibadahnya,” kata Gibran.

Usai salat Jumat, Gibran makan siang bersama warga di halaman masjid. Ia juga berdialog langsung untuk mendengar aspirasi serta mengetahui kebutuhan masyarakat setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut.

Gibran Minta Pembersihan Dipercepat

Sebelumnya, Gibran meminta pemerintah daerah dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) mempercepat pembersihan material banjir.

Baca Juga :  BMKG Ungkap Hujan 94 Mm Picu Banjir Bandang Solok, Warga Diminta Waspada

Lumpur, pasir, batu, kayu, dan material longsor masih menghambat akses warga di sejumlah titik. Material tersebut juga mengganggu jalan, jembatan, fasilitas umum, permukiman, serta lahan pertanian.

Gibran menilai pemulihan akses menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Jalan dan jembatan yang kembali berfungsi akan membantu mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi bantuan.

Layanan Kesehatan Jadi Perhatian

Gibran juga meminta tenaga kesehatan mengantisipasi penyakit yang dapat muncul setelah banjir. Pemerintah perlu memastikan obat-obatan dan layanan kesehatan tetap tersedia bagi warga di posko maupun lokasi pengungsian mandiri.

Baca Juga :  Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Selain itu, pemerintah perlu memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan. Anak-anak, lansia, serta warga dengan kebutuhan khusus menjadi bagian dari kelompok yang harus mendapat perlindungan selama masa pemulihan.

Pertanian Ikut Dipulihkan

Banjir bandang juga berdampak pada lahan pertanian warga. Karena itu, Gibran mendorong pemerintah segera menangani kerusakan sektor tersebut agar masyarakat dapat kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan ekonomi.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berkoordinasi dalam penanganan darurat serta pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.

Pemulihan rumah ibadah, fasilitas publik, akses transportasi, layanan kesehatan, dan lahan pertanian menjadi bagian dari penanganan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap. (yp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru