Kabut Asap Ganggu Bandara Pekanbaru, 12 Penerbangan Tertunda

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon penumpang pesawat melakukan proses check-in di Bandara SSK II Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.(KOMPAS.com/Dok. Bandara SSK II Pekanbaru.)

Calon penumpang pesawat melakukan proses check-in di Bandara SSK II Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.(KOMPAS.com/Dok. Bandara SSK II Pekanbaru.)

Pekanbaru, APGtimes.com – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Riau mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa (13/10/2026). Kondisi ini membuat 12 jadwal penerbangan, terdiri dari enam keberangkatan dan enam kedatangan, mengalami penundaan.

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan jarak pandang sempat turun drastis pada pukul 07.30 WIB. Saat itu, jarak pandang hanya berkisar 100 hingga 550 meter.

Dampak kabut asap tersebut turut menunda dua penerbangan tujuan Jakarta, yakni Super Air Jet nomor IP329 dan Citilink nomor QG937.

Meski demikian, kondisi berangsur membaik menjelang siang. Berdasarkan pemantauan pada pukul 10.30 WIB, jarak pandang meningkat hingga mendekati 3.000 meter.

Achmad menegaskan pihak bandara terus memantau perubahan cuaca dan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), maskapai penerbangan, serta pihak terkait lainnya.

Menurutnya, pengelola bandara tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan dalam menghadapi gangguan akibat kabut asap.

Baca Juga :  Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Kualitas Udara Riau Masuk Kategori Tidak Sehat

Kabut asap yang menyelimuti Riau berkaitan dengan tingginya jumlah titik panas di wilayah selatan Sumatera. Asap dari wilayah tersebut menyebar ke sejumlah daerah, termasuk Riau.

Pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Selasa pagi menunjukkan konsentrasi partikulat di Riau berada dalam kategori tidak sehat.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S., mengimbau masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama ketika asap semakin pekat. Ia juga menyarankan warga menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan polutan yang berisiko mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Ribuan Titik Panas Terdeteksi di Sumatera

BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat lonjakan jumlah titik panas di Pulau Sumatera. Hingga Selasa (13/10/2026) pukul 07.00 WIB, petugas mendeteksi 3.663 titik panas, meningkat dibandingkan catatan pada sore sebelumnya yang mencapai 2.440 titik.

Baca Juga :  Kemenkes Ungkap Dampak Kabut Asap Karhutla, Bisa Picu Stres hingga Gangguan Pernapasan

Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan sebaran titik panas terbanyak. Sementara itu, sejumlah provinsi lain juga mencatat jumlah titik panas yang cukup tinggi.

BMKG mencatat 471 titik panas di Lampung, 326 titik di Jambi, dan 287 titik di Kepulauan Bangka Belitung. Adapun Bengkulu mencatat 15 titik panas.

Di Riau, jumlah titik panas terpantau sebanyak empat titik. Sebarannya meliputi dua titik di Kabupaten Indragiri Hilir serta masing-masing satu titik di Pelalawan dan Siak.

Walaupun jumlah titik panas di Riau relatif sedikit dibandingkan sejumlah provinsi lain, asap lintas wilayah tetap berpotensi menurunkan kualitas udara.

Kondisi ini juga menjadi perhatian bagi sektor transportasi udara. Pengelola bandara dan maskapai perlu terus memantau jarak pandang serta kondisi cuaca sebelum menjalankan penerbangan demi menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar
Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan
BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral
Kontingen Tapak Suci Sungai Penuh Sabet Juara Umum Usia Dini dan Pra Remaja
Polda Jambi Pecat Dua Polisi Terkait Dugaan Penipuan Bintara Polri 2026, 9 Laporan Masuk
Nelayan Padang Takut Melaut akibat Kabut Asap, Kompas HP Jadi Penunjuk Arah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB