Pemadaman karhutla di dekat sumur minyak di Kabupaten Siak, Riau, Kamis (27/8/2026) dini hari.(KOMPAS.COM/Dok. Pemkab Siak.)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan potensi awan hujan muncul pada 30 dan 31 Agustus serta 1 September 2026. Pemerintah akan memanfaatkan peluang tersebut untuk memicu hujan di wilayah yang terdampak karhutla.
“Kita bersyukur potensi awan hujan di Riau ini masih ada. Di Kalteng dan Kalbar sulit sekali, tapi kita ada potensi di tanggal 30, 31 dan tanggal 1,” kata Raja Juli.
Menurut Raja Juli, hujan menjadi cara paling efektif untuk membantu memadamkan karhutla. Karena itu, pemerintah tidak ingin melewatkan sekecil apa pun peluang terbentuknya awan hujan.
“Saya sudah sepakati dengan Kepala BNPB dan BMKG, sekecil apa pun potensi awan hujan yang bisa kita maksimumkan, kita maksimumkan,” ujarnya.
Pemerintah juga meminta seluruh pihak mendukung kelancaran penerbangan pesawat OMC. Raja Juli meminta bandara di Riau tetap beroperasi apabila kondisi memungkinkan pelaksanaan modifikasi cuaca hingga malam hari.
Ia menilai dukungan tersebut penting agar pesawat dapat langsung bergerak ketika awan hujan mulai terbentuk.
“Mohon dipastikan di Riau untuk kebutuhan OMC agar airport kita tetap dibuka meskipun misalnya nanti sampai jam 21.00 bisa OMC,” katanya.
Selain OMC, pemerintah tetap mengerahkan personel darat dan armada water bombing untuk menangani titik api. Namun, Raja Juli menempatkan hujan sebagai upaya utama karena mampu membantu membasahi kawasan yang terbakar secara lebih luas.
Raja Juli pun meminta seluruh jajaran memanfaatkan peluang hujan pada awal September secara maksimal.
“Terutama tanggal 1 kita hajar habis-habisan,” tegasnya. (dp*)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB
Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa DaftarJumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan KlarifikasiJumat, 4 September 2026 - 19:09 WIB
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 TriliunJumat, 4 September 2026 - 15:09 WIB
211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga SetempatKamis, 3 September 2026 - 17:09 WIB
Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci RusiaBerita Terbaru
Nasional
Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar
Jumat, 4 Sep 2026 - 22:09 WIB
Daerah
Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya
Jumat, 4 Sep 2026 - 21:09 WIB
Nasional
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi
Jumat, 4 Sep 2026 - 20:09 WIB
Nasional
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun
Jumat, 4 Sep 2026 - 19:09 WIB

2 September 2026 | 15:09 WIB

1 September 2026 | 19:09 WIB
