Potensi Hujan Muncul, Menhut Minta OMC Karhutla Riau Dimaksimalkan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemadaman karhutla di dekat sumur minyak di Kabupaten Siak, Riau, Kamis (27/8/2026) dini hari.(KOMPAS.COM/Dok. Pemkab Siak.)

Pemadaman karhutla di dekat sumur minyak di Kabupaten Siak, Riau, Kamis (27/8/2026) dini hari.(KOMPAS.COM/Dok. Pemkab Siak.)

Riau, APGtimes.com – Pemerintah kembali mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Langkah ini dilakukan karena BMKG masih mendeteksi peluang terbentuknya awan hujan dalam beberapa hari ke depan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan potensi awan hujan muncul pada 30 dan 31 Agustus serta 1 September 2026. Pemerintah akan memanfaatkan peluang tersebut untuk memicu hujan di wilayah yang terdampak karhutla.

“Kita bersyukur potensi awan hujan di Riau ini masih ada. Di Kalteng dan Kalbar sulit sekali, tapi kita ada potensi di tanggal 30, 31 dan tanggal 1,” kata Raja Juli.

Baca Juga :  DPR Desak Imipas Tindak Petugas yang Terlibat Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Menurut Raja Juli, hujan menjadi cara paling efektif untuk membantu memadamkan karhutla. Karena itu, pemerintah tidak ingin melewatkan sekecil apa pun peluang terbentuknya awan hujan.

“Saya sudah sepakati dengan Kepala BNPB dan BMKG, sekecil apa pun potensi awan hujan yang bisa kita maksimumkan, kita maksimumkan,” ujarnya.

OMC Diperkuat

Pemerintah juga meminta seluruh pihak mendukung kelancaran penerbangan pesawat OMC. Raja Juli meminta bandara di Riau tetap beroperasi apabila kondisi memungkinkan pelaksanaan modifikasi cuaca hingga malam hari.

Ia menilai dukungan tersebut penting agar pesawat dapat langsung bergerak ketika awan hujan mulai terbentuk.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 Tak Berubah, Cek Daftar Lengkap Tiap Wilayah

“Mohon dipastikan di Riau untuk kebutuhan OMC agar airport kita tetap dibuka meskipun misalnya nanti sampai jam 21.00 bisa OMC,” katanya.

Selain OMC, pemerintah tetap mengerahkan personel darat dan armada water bombing untuk menangani titik api. Namun, Raja Juli menempatkan hujan sebagai upaya utama karena mampu membantu membasahi kawasan yang terbakar secara lebih luas.

Raja Juli pun meminta seluruh jajaran memanfaatkan peluang hujan pada awal September secara maksimal.

“Terutama tanggal 1 kita hajar habis-habisan,” tegasnya. (dp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan
Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi
Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI
BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda
KPK Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan, 32 Konsesi Kena Sanksi
Ahli UGM Ungkap Tanggung Jawab Pimpinan atas Penugasan Staf Khusus
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB