Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 Tak Berubah, Cek Daftar Lengkap Tiap Wilayah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina, harga Pertalite, harga Pertalite hari ini. (BASRI MARZUKI)

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina, harga Pertalite, harga Pertalite hari ini. (BASRI MARZUKI)

Jakarta, APGtimes.com – Harga BBM Pertamina tidak berubah pada 1 Oktober 2026. PT Pertamina Patra Niaga masih mempertahankan harga BBM nonsubsidi dari bulan sebelumnya.

Sementara itu, perubahan harga belum terjadi pada Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, maupun Pertamina Dex. Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Pertamax tetap Rp15.950 per liter.

Selain itu, Pertamax Turbo masih berada di angka Rp19.600 per liter. Dengan demikian, pengendara di wilayah tersebut masih membayar harga yang sama seperti September.

Harga Dexlite dan Pertamina Dex

Untuk BBM diesel, Pertamina masih menjual Dexlite seharga Rp23.700 per liter. Sementara itu, harga Pertamina Dex tetap Rp25.200 per liter.

Sebelumnya, kedua produk tersebut mengalami kenaikan pada September 2026. Dexlite naik Rp4.000 dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.

Kemudian, Pertamina Dex naik Rp4.050. Harganya berubah dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

Dengan harga Oktober yang tidak berubah, konsumen masih menghadapi harga diesel yang lebih tinggi dibandingkan sebelum kenaikan September.

Harga Pertalite Masih Rp10.000

Selain BBM nonsubsidi, pemerintah juga mempertahankan harga BBM subsidi pada Oktober 2026.

Pertalite tetap Rp10.000 per liter. Sementara itu, Biosolar subsidi masih berada di angka Rp6.800 per liter.

Harga tersebut berlaku secara nasional sesuai wilayah penyalurannya. Karena itu, masyarakat masih dapat membeli kedua BBM subsidi tersebut dengan harga yang sama seperti bulan sebelumnya.

Di sisi lain, Pertamax Green 95 juga masih tersedia di sejumlah wilayah. BBM tersebut dijual Rp16.600 per liter di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Baca Juga :  Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden

Harga BBM Bisa Berbeda Antarwilayah

Meskipun harga nasional untuk beberapa produk tetap, harga BBM Pertamina tidak selalu sama di setiap daerah.

Perbedaan tersebut antara lain dipengaruhi biaya distribusi dan komponen pajak daerah. Oleh sebab itu, konsumen perlu melihat harga yang berlaku di wilayah masing-masing.

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Oktober 2026.

Harga BBM di Jawa, Bali, dan NTB

Di wilayah Jawa, harga BBM Pertamina tercatat sebagai berikut:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Dexlite: Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter

Sementara itu, harga di Bali dan NTB terdiri atas:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Dexlite: Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter

Adapun harga BBM di NTT adalah:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Dexlite: Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter
  • Biosolar nonsubsidi: Rp23.600 per liter

Harga BBM di Sumatera

Untuk wilayah Sumatera, harga BBM berbeda menurut provinsi. Berikut rinciannya:

  • Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung: Pertamax Rp16.300; Pertamax Turbo Rp20.000; Dexlite Rp24.200; Pertamina Dex Rp25.750 per liter.
  • Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau: Pertamax Rp16.650; Pertamax Turbo Rp20.450; Dexlite Rp24.750; Pertamina Dex Rp26.300 per liter.
  • FTZ Sabang: Pertamax Rp14.950; Dexlite Rp22.150 per liter.
  • FTZ Batam: Pertamax Rp15.150; Pertamax Turbo Rp18.550; Dexlite Rp22.500; Pertamina Dex Rp23.950 per liter.
Baca Juga :  Krisis BBM Meluas di Sumatera, BPH Migas Bongkar Dugaan Penyalahgunaan QR Code Subsidi di Jambi

Dengan demikian, konsumen di wilayah Sumatera perlu memperhatikan harga berdasarkan provinsi dan kawasan masing-masing.

Harga BBM di Kalimantan

Selanjutnya, harga BBM Pertamina di Kalimantan juga terbagi berdasarkan wilayah.

  • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur: Pertamax Rp16.300; Pertamax Turbo Rp20.000; Dexlite Rp24.200; Pertamina Dex Rp25.750 per liter.
  • Kalimantan Utara: Pertamax Rp16.650; Pertamax Turbo Rp20.450; Dexlite Rp24.750; Pertamina Dex Rp26.300 per liter.

Harga BBM di Sulawesi

Untuk Sulawesi, harga berlaku sama di enam provinsi berikut:

  • Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat: Pertamax Rp16.300; Pertamax Turbo Rp20.000; Dexlite Rp24.200; Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Harga BBM di Maluku

Sementara itu, masyarakat di Maluku dan Maluku Utara dapat membeli:

  • Pertamax: Rp16.300 per liter
  • Dexlite: Rp24.200 per liter

Harga BBM di Papua

Adapun harga BBM Pertamina di wilayah Papua terbagi sebagai berikut:

  • Papua: Pertamax Rp16.300; Pertamax Turbo Rp20.000; Dexlite Rp24.200 per liter.
  • Papua Barat: Pertamax Rp16.300; Dexlite Rp24.200; Pertamina Dex Rp25.750 per liter.
  • Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan: Pertamax Rp16.300; Dexlite Rp24.200 per liter.
  • Papua Barat Daya: Pertamax Rp16.300; Dexlite Rp24.200; Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Dengan demikian, harga BBM Pertamina pada Oktober 2026 masih stabil dibandingkan bulan sebelumnya untuk sejumlah produk utama. Namun, harga di setiap wilayah tetap dapat berbeda karena faktor distribusi dan pajak daerah. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru