Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove (BPGMN), Satyawan Pudyatmoko, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan terkait rencana tersebut.
Menurut Satyawan, pemerintah ingin memperluas peran polhut dalam menjaga kawasan hutan. Petugas nantinya tidak hanya menjalankan patroli, tetapi juga memberikan edukasi dan mendampingi masyarakat agar ikut mencegah kebakaran.
“Penambahan Polhut sejumlah 70.000 orang. Tahun ini kita harapkan sudah ada 21.000 orang penambahan Polhut,” ujar Satyawan saat ditemui di Istana Negara, Kamis (15/10/2026).
Ia menambahkan, penyuluhan dan pendampingan masyarakat menjadi bagian penting dari tugas polhut. Dengan keterlibatan warga, pemerintah berharap upaya pencegahan karhutla dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
Pemulihan Gambut untuk Mengurangi Risiko Kebakaran
Selain memperkuat personel, pemerintah menyiapkan pemulihan ekosistem gambut untuk menekan risiko kebakaran, terutama ketika musim kemarau panjang.
Satyawan menjelaskan, material yang mudah terbakar akan meningkatkan risiko karhutla ketika kondisinya kering dan terkena sumber api. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga gambut tetap basah dan lembap melalui pemulihan kondisi ekosistem.
“Kita akan upayakan pembasahan kembali dan mengembalikan ekosistem gambut seperti kondisi semula,” kata Satyawan.
Pemerintah merencanakan pemetaan kanal dan pembangunan sekat kanal untuk mendukung langkah tersebut. Sekat kanal berfungsi menahan aliran air agar lahan gambut tidak cepat mengering.
Pemetaan 500 Kawasan Hidrologis Gambut
BPGMN juga berencana memetakan sekitar 500 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) dalam waktu dekat. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi kawasan kritis yang membutuhkan pemulihan lebih dahulu.
Hasil pemetaan akan membantu pemerintah menentukan wilayah prioritas berdasarkan kebutuhan penanganan. Dengan begitu, upaya pemulihan dapat berjalan lebih terarah untuk mengurangi kerentanan kawasan gambut terhadap kebakaran.
Satyawan berharap penambahan polhut, penyuluhan masyarakat, dan pemulihan ekosistem dapat menekan kejadian karhutla secara bertahap. Pemerintah menargetkan langkah tersebut mencegah kebakaran berulang di kawasan gambut di seluruh Indonesia. (de*)









