Karhutla Jambi Tembus 916 Hektare, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) sejumlah daerah dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (24/8/2026).(Sekretariat Presiden RI)

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) sejumlah daerah dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (24/8/2026).(Sekretariat Presiden RI)

Jambi, APGtimes.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus menjadi perhatian serius. Luas lahan yang terbakar kini mencapai sekitar 916 hektare dan kabut asap mulai mengganggu aktivitas masyarakat.

Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin melaporkan perkembangan terbaru tersebut dalam rapat penanganan karhutla bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Selasa (25/8/2026). Data Satgas menunjukkan luas karhutla mencapai 916,26 hektare hingga 24 Agustus 2026.

Kondisi udara di sejumlah wilayah Jambi juga semakin buruk. Kabut asap bahkan mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Pada Selasa sore, jarak pandang di sekitar bandara sempat turun hingga 800 meter sebelum kembali membaik menjadi 1.200 meter.

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga

Pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi dampak buruk kabut asap. Pemkot Jambi, misalnya, mulai menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa TK/PAUD serta SD kelas 1 dan 2 pada 26-28 Agustus 2026.

Baca Juga :  Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran Wali Kota Jambi. Pemerintah mengambil langkah itu untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik selama kualitas udara memburuk.

Selain Kota Jambi, Pemkab Muaro Jambi juga memberlakukan pembelajaran daring selama tiga hari akibat kondisi udara yang tidak sehat.

Api Masih Muncul di Sejumlah Wilayah

Tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi. Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Kabupaten Sarolangun.

Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun, Selasa (25/8/2026). Ia bersama petugas dan unsur Forkopimda melakukan penanganan di lokasi kebakaran.

Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan setelah api berhasil mereka padamkan. Kondisi lahan gambut membuat proses pendinginan menjadi penting karena bara di dalam tanah masih dapat memicu kebakaran kembali.

Baca Juga :  Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Pemerintah pusat juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu menangani karhutla di Jambi. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Agustus 2026.

Selain OMC, pemerintah menyiapkan dukungan udara untuk membantu pemadaman dan pendinginan di wilayah yang masih mengalami kebakaran.

Berdasarkan laporan terbaru, Jambi juga masih menghadapi tingginya jumlah hotspot. Kondisi ini membuat pemerintah dan tim gabungan harus meningkatkan patroli, pemadaman, serta pendinginan agar api tidak kembali meluas.

Dengan kondisi kabut asap yang semakin pekat, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan perlindungan pernapasan ketika harus beraktivitas di luar rumah. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar
Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan
BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral
Kontingen Tapak Suci Sungai Penuh Sabet Juara Umum Usia Dini dan Pra Remaja
Polda Jambi Pecat Dua Polisi Terkait Dugaan Penipuan Bintara Polri 2026, 9 Laporan Masuk
Nelayan Padang Takut Melaut akibat Kabut Asap, Kompas HP Jadi Penunjuk Arah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB