Bawa Mandat PBB, 638 Prajurit TNI Bertolak ke Kongo untuk Lindungi Warga Sipil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 638 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas BGC Kontingen Garuda 39-H Monusco diberangkatkan ke Kongo pada Selasa (22/9/2026). (DOK. Puspen TNI )

Sebanyak 638 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas BGC Kontingen Garuda 39-H Monusco diberangkatkan ke Kongo pada Selasa (22/9/2026). (DOK. Puspen TNI )

Jakarta, APGtimes.com – Sebanyak 638 prajurit TNI berangkat ke Republik Demokratik Kongo untuk menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ratusan personel tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat (Satgas BGC) TNI Kontingen Garuda 39-H MONUSCO Tahun Anggaran 2026. Upacara pemberangkatan berlangsung di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026).

Asisten Operasi Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun memimpin upacara tersebut mewakili Panglima TNI. Penugasan ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Kongo.

Baca Juga :  Usai Muncul Korban, Calon Manajer Kopdes Jalani Pemeriksaan Kesehatan Ulang

Jalankan Mandat PBB di Kongo

Panglima TNI meminta seluruh prajurit memahami mandat yang berlaku dalam misi MONUSCO. Personel juga harus menjalankan tugas berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dan Rules of Engagement (ROE).

Selain itu, prajurit harus menjaga kesiapsiagaan, disiplin, serta profesionalisme selama menjalankan tugas. Kondisi keamanan di wilayah misi yang dinamis juga menuntut personel untuk terus memperhatikan perkembangan situasi.

TNI juga menekankan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) dan hukum humaniter internasional selama pelaksanaan misi.

Baca Juga :  Komdigi Evaluasi 200 Platform Digital, ChatGPT hingga Netflix Masuk Penilaian PP Tunas

Fokus Lindungi Masyarakat Sipil

Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO akan mendukung pemeliharaan perdamaian dan stabilitas keamanan di Republik Demokratik Kongo.

Selain menjaga stabilitas, satgas tersebut memiliki mandat untuk mendukung perlindungan masyarakat sipil sesuai ketentuan PBB dan aturan dalam misi MONUSCO.

TNI menyebut penugasan 638 prajurit tersebut sekaligus menjadi bagian dari diplomasi militer Indonesia di tingkat internasional. Melalui misi tersebut, Indonesia kembali berkontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Bandang Solok Dipicu Hujan 94 Mm, Satu Korban Masih Dicari
Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA akibat Karhutla, 40.363 Menyerang Balita
Kemenhub Punya 407 Asesor untuk 45.209 Perusahaan Angkutan Umum, Keselamatan Jadi Sorotan
YLBHI Soroti Pembahasan UU Polri di DPR, Nilai Partisipasi Publik Minim
Banjir Bandang Solok: Bupati Bantah Pembukaan Lahan, Warga Duga Ada Bendungan Alami
139 Delegasi Masyarakat Hadiri Paripurna DPR, KPA Bawa 125 Perwakilan
Sjafrie Sjamsoeddin Apresiasi Jepang, Bahas Penguatan Pertahanan dan Industri Militer
RUU Reforma Agraria Masuk Paripurna Hari Ini, Ini 5 Poin Penting yang Diatur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:09 WIB

Bawa Mandat PBB, 638 Prajurit TNI Bertolak ke Kongo untuk Lindungi Warga Sipil

Rabu, 23 September 2026 - 14:09 WIB

Banjir Bandang Solok Dipicu Hujan 94 Mm, Satu Korban Masih Dicari

Rabu, 23 September 2026 - 12:09 WIB

Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA akibat Karhutla, 40.363 Menyerang Balita

Rabu, 23 September 2026 - 10:09 WIB

Kemenhub Punya 407 Asesor untuk 45.209 Perusahaan Angkutan Umum, Keselamatan Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 - 08:09 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan UU Polri di DPR, Nilai Partisipasi Publik Minim

Berita Terbaru