Bus DAMRI Putussibau–Kuching Dibuka, Tiket Promo Rp400 Ribu dan Berangkat Setiap Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bus DAMRI rute Pontianak-Kuching (Dok. DAMRI)

Ilustrasi Bus DAMRI rute Pontianak-Kuching (Dok. DAMRI)

Kapuas Hulu, APGtimes.com – Perjalanan dari Putussibau, Kalimantan Barat, menuju Kuching, Sarawak, Malaysia, kini memiliki pilihan transportasi baru. Perum DAMRI membuka layanan Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) yang menghubungkan kedua wilayah melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau dan Border Lubok Antu.

Rute ini memberikan alternatif perjalanan darat bagi masyarakat yang hendak ke Malaysia untuk bekerja, bersekolah, berdagang, berwisata, maupun mengunjungi keluarga. Pada masa awal operasional, DAMRI menawarkan tarif promo sebesar Rp400.000 per penumpang atau setara RM95.

Pjs. General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, mengatakan layanan tersebut tidak hanya menambah pilihan transportasi, tetapi juga memperluas konektivitas masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Menurut Ahmad, DAMRI berharap rute baru ini dapat mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, pendidikan, serta hubungan sosial antara masyarakat Kalimantan Barat dan Sarawak.

Baca Juga :  STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui

Jadwal Keberangkatan Bus DAMRI Putussibau–Kuching

DAMRI merencanakan layanan ALBN Putussibau–Kuching beroperasi setiap hari. Berikut jadwal keberangkatan yang perlu diketahui calon penumpang:

  • Putussibau, Indonesia: pukul 07.00 WIB.

  • Kuching, Malaysia: pukul 07.30 waktu setempat.

DAMRI menyiapkan bus kelas eksekutif untuk perjalanan tersebut. Perusahaan juga menggunakan skema operasional back-to-back, yakni menghubungkan perjalanan dari kedua negara melalui mekanisme transit dan pergantian bus di kawasan perbatasan PLBN Badau–Border Lubok Antu.

Penumpang perlu memperhatikan perbedaan waktu kedua wilayah. Waktu Malaysia satu jam lebih cepat daripada WIB, sehingga jadwal keberangkatan dari Putussibau dan Kuching mengikuti zona waktu masing-masing.

Tarif Promo Rp400.000 Sekali Jalan

Selama masa awal sosialisasi, DAMRI menetapkan tarif promo sebesar Rp400.000 per penumpang untuk perjalanan Putussibau–Kuching. Tarif tersebut setara dengan sekitar RM95.

Penumpang dapat membeli tiket melalui beberapa saluran, baik secara daring maupun langsung. Berikut pilihan pemesanannya:

  • Aplikasi DAMRI Apps.

  • Situs resmi DAMRI.

  • Mitra agen perjalanan daring atau online travel agent (OTA).

  • Terminal Kedamin di Putussibau.

  • Kuching Sentral di Malaysia.

  • Agen resmi DAMRI terdekat.

Calon penumpang sebaiknya memeriksa ketersediaan tiket dan ketentuan perjalanan sebelum berangkat. Pastikan pula dokumen perjalanan memenuhi persyaratan imigrasi Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga :  Daftar Harga Oli Mobil Oktober 2026, Pertamina hingga Top1 Ada yang Naik dan Turun

Perluas Konektivitas Indonesia–Malaysia

Kehadiran layanan bus lintas negara ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan. Akses transportasi yang lebih terintegrasi juga berpotensi mendukung perdagangan lokal, usaha kecil, dan kunjungan wisata di sepanjang jalur perjalanan.

Bagi warga Kapuas Hulu dan sekitarnya, rute Putussibau–Kuching menjadi pilihan tambahan untuk menjangkau Sarawak melalui jalur darat. DAMRI berharap layanan tersebut dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di kedua wilayah. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Start Posisi Ketujuh di Moto3 Mandalika, Peluang Podium Terbuka
Daftar Harga Oli Mobil Oktober 2026, Pertamina hingga Top1 Ada yang Naik dan Turun
BYD Flash Charging Bisa Isi Daya 1 MW, Ini Alasan Kabelnya Dibuat Berbentuk T
Veda Ega Crash di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18 di Motegi
STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui
Harga EV Bekas Makin Turun, Chery Omoda E5 hingga BYD Seal Ikut Terkoreksi
Harga Pertalite Hari Ini 26 September 2026, Benarkah Naik Jadi Rp13.500?
BBM Makin Mahal, Barcode Subsidi Jadi Pertimbangan Utama Saat Beli Mobil Bekas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Bus DAMRI Putussibau–Kuching Dibuka, Tiket Promo Rp400 Ribu dan Berangkat Setiap Hari

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Veda Ega Pratama Start Posisi Ketujuh di Moto3 Mandalika, Peluang Podium Terbuka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Daftar Harga Oli Mobil Oktober 2026, Pertamina hingga Top1 Ada yang Naik dan Turun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BYD Flash Charging Bisa Isi Daya 1 MW, Ini Alasan Kabelnya Dibuat Berbentuk T

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Veda Ega Crash di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18 di Motegi

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB