Minecraft Java Edition Kini Butuh RAM 16 GB, Microsoft Naikkan Syarat Minimum PC

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan Sniffer di Minecraft(PCGamesN)

Hewan Sniffer di Minecraft(PCGamesN)

Jakarta, APGtimes.com – Microsoft resmi memperbarui persyaratan minimum sistem (system requirements) untuk Minecraft: Java Edition. Pembaruan ini menjadi yang pertama dalam hampir 17 tahun dan membuat pemain membutuhkan spesifikasi PC yang lebih tinggi agar game dapat berjalan optimal.

Microsoft menjelaskan, perubahan tersebut bertujuan mendukung pengembangan fitur-fitur baru sekaligus menjaga performa game tetap stabil pada pembaruan mendatang. Karena itu, perusahaan kini menyarankan pemain menggunakan perangkat dengan spesifikasi yang lebih modern.

RAM 16 GB Kini Jadi Rekomendasi

Microsoft kini merekomendasikan penggunaan RAM 16 GB untuk memainkan Minecraft: Java Edition. Selain itu, perusahaan juga menyarankan pemain memakai prosesor keluaran tahun 2020 atau yang lebih baru agar pengalaman bermain tetap lancar.

Kenaikan spesifikasi ini menjadi perubahan terbesar sejak Minecraft pertama kali hadir. Sebelumnya, game tersebut masih dapat berjalan pada perangkat dengan spesifikasi jauh lebih rendah.

Baca Juga :  Google Gelontorkan Rp7,9 Triliun ke Startup Jerman, Kejar Pembangkit Listrik Fusi Pertama Eropa

Meski demikian, Microsoft memastikan pemain yang masih memakai komputer di bawah standar baru tetap bisa menjalankan Minecraft untuk sementara waktu.

Namun, perusahaan mengingatkan bahwa performa maupun kualitas grafis tidak lagi bisa dijamin apabila perangkat menggunakan spesifikasi lama.

Minecraft Bakal Beralih ke Vulkan

Microsoft juga mengonfirmasi Minecraft: Java Edition akan beralih dari OpenGL ke Vulkan pada pembaruan berikutnya. Perubahan ini membuat perangkat keras lama berpotensi mengalami penurunan performa bahkan gagal menjalankan game.

Perusahaan menilai teknologi Vulkan mampu memberikan performa grafis yang lebih baik sekaligus mendukung fitur-fitur baru yang sedang dikembangkan.

Oleh sebab itu, Microsoft mulai mengurangi dukungan terhadap perangkat dengan spesifikasi rendah.

Pemilik PC Lama Disarankan Upgrade

Pemain yang masih menggunakan PC lawas kemungkinan perlu meningkatkan spesifikasi perangkat apabila ingin terus menikmati pembaruan Minecraft: Java Edition.

Baca Juga :  iPhone Lipat Apple Dipuji Penguji, Tapi Kamera Jadi Titik Lemah

Sebagai alternatif, Microsoft menyarankan pengguna beralih ke Minecraft: Bedrock Edition. Akan tetapi, versi tersebut tidak mendukung ekosistem mod selengkap Java Edition sehingga pengalaman bermain menjadi berbeda.

Sementara itu, Microsoft menilai spesifikasi terbaru masih tergolong wajar untuk standar komputer modern. Bahkan, perusahaan menyebut mayoritas pemain Minecraft saat ini telah memakai perangkat yang sesuai dengan rekomendasi baru.

Minecraft sendiri pertama kali meluncur pada 2009 dan masih menjadi salah satu game sandbox paling populer di dunia. Kini, setelah hampir dua dekade, Microsoft mulai menyesuaikan kebutuhan perangkat keras agar Minecraft mampu menghadirkan teknologi grafis dan fitur baru yang lebih canggih. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netflix PHK 1.000 Karyawan, Terbesar Sejak 2022
Gemini 4 Argon Kini Bisa Dicoba di Indonesia, Harga Langganan Mulai Rp309.000
WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal, Pengiriman Otomatis Bisa Diatur hingga 2 Minggu
Elon Musk Akui Belum Bisa Bikin Chip, tetapi Siapkan Terafab untuk Produksi Semikonduktor
Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram, Indonesia Termasuk
Garmin Approach S72 Resmi Meluncur, Bawa Peta 43.000 Lapangan Golf
Microsoft Bikin USB-C Laptop Jadi Magnetis seperti MagSafe, Debut di Surface Laptop Ultra
Windows 11 26H2 Bikin Laptop Lebih Ngebut, RAM Bisa Hemat hingga 3 GB
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Netflix PHK 1.000 Karyawan, Terbesar Sejak 2022

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Gemini 4 Argon Kini Bisa Dicoba di Indonesia, Harga Langganan Mulai Rp309.000

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:09 WIB

WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal, Pengiriman Otomatis Bisa Diatur hingga 2 Minggu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Elon Musk Akui Belum Bisa Bikin Chip, tetapi Siapkan Terafab untuk Produksi Semikonduktor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram, Indonesia Termasuk

Berita Terbaru