Riset Ungkap 90 Persen Perusahaan Belum Rasakan Manfaat AI, Padahal Sudah Banyak yang Memakai

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI (Magnific.com)

Ilustrasi AI (Magnific.com)

Jakarta, APGtimes.com – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus menarik perhatian dunia bisnis sebagai teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi kerja. Namun, hasil riset terbaru menunjukkan sebagian besar perusahaan belum merasakan dampak signifikan dari penerapan AI terhadap produktivitas bisnis.

Studi National Bureau of Economic Research (NBER) melibatkan sekitar 6.000 CEO, chief financial officer (CFO), dan eksekutif perusahaan di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, serta Australia.

Hasil survei memperlihatkan sekitar dua pertiga responden sudah memanfaatkan AI dalam aktivitas kerja. Meski demikian, mereka rata-rata hanya menggunakan teknologi tersebut selama 1,5 jam setiap pekan.

Perusahaan Belum Nikmati Dampak Besar AI

Peneliti menemukan hampir 90 persen perusahaan belum merasakan peningkatan produktivitas maupun perubahan jumlah tenaga kerja selama tiga tahun terakhir setelah mengadopsi AI.

Baca Juga :  ChatGPT Kini Bisa Edit Foto di Photoshop, Begini Cara Kerjanya

Sekitar seperempat responden juga mengaku belum pernah memakai AI dalam aktivitas pekerjaan mereka.

Meski hasilnya belum maksimal, para eksekutif tetap percaya AI akan membawa perubahan positif dalam beberapa tahun mendatang. Mereka memperkirakan AI mampu meningkatkan produktivitas perusahaan sebesar 1,4 persen dan menaikkan output bisnis sekitar 0,8 persen pada 2029.

AI Mengalami Tantangan yang Pernah Dialami Komputer

Para ekonom membandingkan perkembangan AI dengan kemunculan komputer pada akhir 1980-an.

Saat itu, banyak pihak meyakini komputer akan langsung meningkatkan efisiensi perusahaan. Namun, data ekonomi belum menunjukkan lonjakan produktivitas secara nyata. Para ekonom kemudian mengenal kondisi tersebut sebagai Paradoks Solow.

Kepala Ekonom Apollo, Torsten Slok, menilai AI kini menghadapi tantangan serupa. Ia melihat perusahaan telah memanfaatkan AI di berbagai sektor, tetapi manfaatnya belum tercermin pada produktivitas, lapangan kerja, maupun pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Perbedaan Chromebook dan Laptop Windows, Simak Sebelum Membeli

AI Tetap Dorong Produktivitas Individu

Sejumlah penelitian tetap menunjukkan manfaat AI bagi pekerja. Penelitian Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 2023 mencatat AI mampu meningkatkan kinerja individu hingga hampir 40 persen dibandingkan pekerja yang tidak memanfaatkan teknologi tersebut.

Meski begitu, peningkatan itu baru terlihat pada tingkat individu. Para peneliti masih menunggu dampak penggunaan AI secara luas terhadap produktivitas perusahaan dan pertumbuhan ekonomi.

Berbagai studi juga menunjukkan banyak perusahaan masih berada pada tahap awal integrasi AI ke dalam proses bisnis. Karena itu, para analis memperkirakan manfaat ekonomi dari teknologi tersebut akan semakin terlihat ketika adopsi AI semakin luas di berbagai sektor industri. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Google Pixel 11 Series Resmi Rilis, Gemini Kini Bisa Pesan Makanan hingga Panggil Kendaraan
Google Pixel Watch 5 Resmi Meluncur, Gemini Bisa Dipakai Tanpa Internet
AI Temukan Kanker yang Luput dari Pemeriksaan Dokter, Pria di China Selamat
iOS 27 Bocorkan 6 iPhone Baru, iPhone Lipat Apple Makin Terungkap
Redmi K100 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo
Induk TikTok Siapkan AI 10 Triliun Parameter, Terbesar di China?
ChatGPT Kini Bisa Edit Foto di Photoshop, Begini Cara Kerjanya
Harga HP Tecno, Infinix, dan Itel Terbaru 7 Agustus 2026, Mulai Rp999 Ribu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Google Pixel 11 Series Resmi Rilis, Gemini Kini Bisa Pesan Makanan hingga Panggil Kendaraan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Google Pixel Watch 5 Resmi Meluncur, Gemini Bisa Dipakai Tanpa Internet

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:09 WIB

AI Temukan Kanker yang Luput dari Pemeriksaan Dokter, Pria di China Selamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:09 WIB

iOS 27 Bocorkan 6 iPhone Baru, iPhone Lipat Apple Makin Terungkap

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Redmi K100 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB