Redmond, APGtimes.com — Microsoft mulai membenahi Windows 11 melalui serangkaian pembaruan besar. Perusahaan teknologi tersebut menargetkan peningkatan performa, terutama pada laptop dan PC dengan RAM 8 GB.
Pembaruan ini menjawab keluhan pengguna sejak Windows 11 meluncur pada Oktober 2021. Selama ini, banyak pengguna menilai sistem operasi tersebut boros memori dan kehilangan sejumlah fitur yang tersedia di Windows 10.
Microsoft mengklaim pembaruan terbarunya membuat Windows 11 hingga 20 persen lebih responsif dibandingkan versi sebelumnya.
Peningkatan tersebut mencakup proses menyalakan komputer, membuka menu Start, menjalankan File Explorer, hingga menggunakan Microsoft Edge.
Selain mempercepat kinerja, Microsoft juga mengembalikan sejumlah fitur klasik yang lama pengguna nantikan. Kini, pengguna bisa memindahkan taskbar ke sisi kiri, kanan, atau atas layar.
Microsoft Hemat Penggunaan RAM Windows 11
Microsoft mengubah mekanisme pengelolaan memori pada perangkat dengan RAM 8 GB atau lebih rendah. Salah satu perubahan menyasar fitur Widgets yang sebelumnya berjalan otomatis di latar belakang.
Kini, Windows 11 hanya memuat Widgets ketika pengguna mengekliknya. Perubahan tersebut menghemat penggunaan RAM lebih dari 200 MB sejak komputer menyala.
Microsoft juga meningkatkan kemampuan sistem dalam menyimpan data aplikasi aktif di memori. Windows 11 kini dapat mempertahankan lebih dari 2 GB tambahan data aplikasi di RAM dibandingkan versi sebelumnya.
Sebelumnya, sistem sering memindahkan data aplikasi aktif ke penyimpanan internal ketika kapasitas RAM mulai penuh. Proses tersebut dapat memperlambat kinerja karena penyimpanan internal bekerja lebih lambat daripada RAM.
Windows Search dan Photos Lebih Cepat
Microsoft turut membangun ulang Windows Search dan aplikasi Photos menggunakan kerangka antarmuka asli bernama WinUI 3.
Sebelumnya, kedua aplikasi tersebut menggunakan WebView2, komponen yang menjalankan halaman web dalam bentuk aplikasi desktop. Penggunaan teknologi tersebut membutuhkan sumber daya memori lebih besar.
Setelah beralih ke WinUI 3, Microsoft mengklaim aplikasi Photos dapat terbuka hingga 30 persen lebih cepat pada Windows 11 build 26200.7628.
Windows Search juga memperoleh kemampuan baru. Pengguna kini dapat menjalankan mode gelap, mengatur Bluetooth, dan merapikan posisi jendela aplikasi langsung melalui kolom pencarian taskbar.
Dengan begitu, pengguna tidak perlu membuka menu Settings untuk menjalankan sejumlah pengaturan tersebut.
Taskbar Bisa Dipindahkan Lagi
Microsoft akhirnya mengembalikan fleksibilitas pengaturan posisi taskbar seperti pada Windows 10. Pengguna dapat menempatkannya di bagian bawah, kiri, kanan, maupun atas layar.
Selain itu, Microsoft meningkatkan respons sejumlah komponen penting. Menu Start, File Explorer, Windows Search, menu klik kanan, Settings, dan Snipping Tool kini diklaim lebih responsif hingga 20 persen.
Microsoft juga mempercepat proses instalasi Windows Update. Sementara itu, pembaruan Windows Hello membuat proses masuk menggunakan pemindai wajah dan sidik jari berjalan lebih stabil.
Koneksi Bluetooth turut mendapat peningkatan. Pengguna kini dapat memasangkan perangkat audio, termasuk Apple AirPods, dengan proses yang lebih mudah dan cepat.
Microsoft Tambahkan Fitur AI dan Integrasi Ponsel
Microsoft juga memperbarui aplikasi Photos dengan sejumlah kemampuan berbasis kecerdasan buatan (AI). Pengguna dapat menghapus objek dari latar belakang foto serta mengatur pencahayaan melalui fitur Relight.
Integrasi ponsel melalui Phone Link juga semakin luas. Pengguna Android dan iPhone dapat melihat notifikasi serta membalas pesan langsung melalui menu Start Windows 11.
Khusus perangkat Android, Microsoft menghadirkan fitur Resume. Fitur ini memungkinkan pengguna melanjutkan aktivitas dari ponsel melalui layar komputer.
Di sektor gaming, Microsoft mempercepat proses membuka sejumlah game berukuran besar. Contohnya Forza Horizon 6 dan Gears of War: E-Day.
Peningkatan tersebut memanfaatkan Advanced Shader Delivery (ASD), fitur pengunduhan grafis melalui aplikasi Xbox PC. Teknologi ini membantu memangkas waktu persiapan game dari beberapa menit menjadi hitungan detik.
Update Windows 11 Mulai Diuji Pengguna Insider
Microsoft mulai menggulirkan berbagai pembaruan tersebut secara bertahap kepada anggota program Windows Insider. Program ini memungkinkan pengguna mencoba fitur baru sebelum perusahaan merilisnya secara luas.
Microsoft menargetkan peluncuran pembaruan untuk seluruh pengguna pada akhir 2026. Dengan berbagai perubahan tersebut, perusahaan ingin meningkatkan respons Windows 11 sekaligus mengurangi beban penggunaan RAM.
Pembaruan ini terutama menyasar perangkat dengan spesifikasi menengah dan kapasitas RAM terbatas. Namun, pengguna tetap perlu menunggu distribusi resmi untuk menikmati seluruh peningkatan tersebut. (aw*)








