Moskow, APGtimes.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui usulan Perdana Menteri Mikhail Mishustin untuk merombak sejumlah posisi dalam kabinet pemerintahan pada Senin (19/10/2026). Perubahan tersebut mencakup rencana pengangkatan Menteri Keuangan Anton Siluanov sebagai wakil perdana menteri serta pergantian pejabat di sektor transportasi.
Perombakan ini berlangsung ketika Rusia menghadapi tekanan ekonomi, termasuk peningkatan defisit anggaran, kenaikan pajak, dan suku bunga yang masih relatif tinggi. Meski demikian, perubahan susunan kabinet tersebut masih memerlukan persetujuan parlemen sebelum berlaku.
Anton Siluanov Diusulkan Jadi Wakil Perdana Menteri
Salah satu perubahan utama dalam usulan Mishustin ialah penunjukan Anton Siluanov sebagai wakil perdana menteri. Siluanov tetap akan menjabat sebagai menteri keuangan sehingga ia direncanakan memegang dua posisi sekaligus.
Siluanov telah memimpin Kementerian Keuangan Rusia sejak 2011. Pengalamannya mengelola kebijakan fiskal menempatkannya dalam posisi penting ketika pemerintah menghadapi tekanan terhadap anggaran negara.
Melalui usulan tersebut, pemerintah Rusia merencanakan penambahan tanggung jawab Siluanov dalam koordinasi pemerintahan. Namun, parlemen masih harus menyetujui pengangkatannya sebelum perubahan itu dapat berjalan.
Andrei Nikitin Diusulkan Mengisi Jabatan Wakil Perdana Menteri
Perombakan kabinet juga menyentuh jajaran pejabat yang menangani sektor transportasi. Menteri Transportasi Rusia Andrei Nikitin diusulkan untuk menduduki jabatan wakil perdana menteri.
Dalam posisi tersebut, Nikitin akan mengawasi sejumlah bidang, termasuk pengembangan sektor transportasi Rusia. Perubahan ini menjadi bagian dari penataan tanggung jawab di tingkat pemerintahan.
Sementara itu, pemerintah mengusulkan Dmitry Yadrov untuk menggantikan Nikitin sebagai menteri transportasi. Pengangkatan Yadrov juga menjadi bagian dari rangkaian perubahan jabatan yang diajukan Mishustin.
Perombakan Berlangsung di Tengah Tekanan Ekonomi
Rencana perubahan kabinet muncul ketika pemerintah Rusia menghadapi sejumlah tantangan ekonomi. Defisit anggaran yang meningkat menambah tekanan terhadap pengelolaan keuangan negara, sementara kenaikan pajak dan suku bunga yang relatif tinggi turut memengaruhi aktivitas ekonomi.
Dalam situasi tersebut, posisi menteri keuangan memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal. Karena itu, rencana menempatkan Siluanov sebagai wakil perdana menteri sekaligus mempertahankannya sebagai menteri keuangan menjadi salah satu perhatian utama dalam perombakan kabinet.
Meski Vladimir Putin telah menyetujui usulan Mishustin, proses politik belum sepenuhnya selesai. Parlemen Rusia masih perlu memberikan persetujuan agar perubahan jabatan tersebut dapat diberlakukan secara resmi. (aw*)









