Video Diduga Asusila di Kantor Pemprov Sumbar Viral, Dua Orang Dipanggil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Sumbar Arry Yuswandi saat memaparkan surat edaran ayah mengatar anak sekolah(Rahmat Panji (Kompas.com))

Sekda Sumbar Arry Yuswandi saat memaparkan surat edaran ayah mengatar anak sekolah(Rahmat Panji (Kompas.com))

Padang, APGtimes.com – Dugaan tindakan asusila di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) menyebar di media sosial pada Senin (24/8/2026).

Rekaman tersebut diduga memperlihatkan peristiwa di salah satu ruangan kantor dinas. Latar ruangan memperlihatkan foto Wakil Gubernur Sumatera Barat. Dua orang dalam rekaman juga mengenakan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rekaman itu langsung mengundang beragam komentar dari warganet. Namun, Pemprov Sumbar belum memastikan kebenaran rekaman tersebut.

Baca Juga :  Direktur PT ASR Jadi Tersangka Kebakaran Penampungan BBM Ilegal di Jambi

Sekretaris Daerah Sumatera Barat Arry Yuswandi mengatakan, pihaknya langsung memeriksa informasi yang beredar. Arry mengaku menerima rekaman tersebut pada Senin.

“Kami belum bisa memastikan lokasinya, kapan kejadiannya, dan siapa pelakunya. Apakah itu benar atau tidak, semuanya perlu penelusuran,” ujar Arry saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Pemprov Sumbar kemudian memanggil dua orang yang muncul dalam rekaman CCTV. Pihak pemerintah meminta keduanya memberikan keterangan terkait dugaan peristiwa tersebut.

Arry meminta masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan. Ia juga mengimbau warganet tidak menyebarkan informasi yang belum memiliki kepastian.

Baca Juga :  Pertamina Ungkap Solar Subsidi di Sumbar Over Kuota 19 Persen

“Kami berharap semua pihak bisa bersabar, jangan sampai isunya melebar ke mana-mana,” tuturnya.

Arry menegaskan Pemprov Sumbar tidak akan menoleransi pelanggaran etika di lingkungan pemerintahan. Pemprov Sumbar akan memberikan sanksi tegas jika pemeriksaan menemukan pelanggaran.

Saat ini, Pemprov Sumbar masih memeriksa berbagai informasi untuk mengetahui lokasi, waktu kejadian, dan identitas orang dalam rekaman tersebut. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya
Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas
Wali Kota Alfin Serahkan Penghargaan kepada Agra Boslia Attila, Siswa Berprestasi Sungai Penuh
5 Warga SAD Serahkan Diri dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun
1.066 ASN Bandung Terindikasi Judi Online, Bupati Perintahkan Verifikasi
Karhutla Jambi Tembus 916 Hektare, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan
Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Jambi, Pemerintah Tetap Siaga Hadapi ISPU Tinggi
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:09 WIB

Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya

Kamis, 3 September 2026 - 18:09 WIB

Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh

Rabu, 2 September 2026 - 23:09 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Penghargaan kepada Agra Boslia Attila, Siswa Berprestasi Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:09 WIB

5 Warga SAD Serahkan Diri dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun

Berita Terbaru

Ilustrasi beli BBM bersubsidi pakai MyPertamina(Dok. Pertamina)

Otomotif

Pertamina Batalkan Rencana Wajib STNK Saat Beli BBM di SPBU

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB