Kupang, APGtimes.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan dukacita atas meninggalnya tiga aparatur sipil negara (ASN) di Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Ribka menyampaikan dukacita tersebut saat memimpin Apel Kesadaran ASN di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (21/9/2026).
“Saya menyampaikan dukacita mendalam terkait penembakan terhadap tiga ASN di Papua Pegunungan,” kata Ribka di hadapan ribuan ASN Pemerintah Provinsi NTT.
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak
Kelompok bersenjata menembak tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya di jalan Distrik Muliama, Jayawijaya, pada Rabu (9/9/2026).
Dua korban, Willy Mboik (25) dan drh Alfonsius Albinus Mehang (35), berasal dari NTT. Keduanya selama ini bertugas sebagai ASN di Jayawijaya.
Ribka menilai peristiwa tersebut turut menyentuh masyarakat NTT karena dua korban berasal dari daerah tersebut.
Wamendagri Ajak NTT dan Papua Jaga Persatuan
Selain menyampaikan dukacita, Ribka mengingatkan hubungan masyarakat NTT dan Papua yang telah berlangsung sejak lama.
Menurut dia, banyak warga NTT pada masa lalu datang ke Papua untuk mengabdi sebagai guru. Pengabdian tersebut, kata Ribka, mendapat penghargaan dari masyarakat Papua.
Karena itu, Ribka mengajak masyarakat NTT dan Papua mempertahankan hubungan baik serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Sejak dulu, banyak warga NTT yang telah menjadi bagian sejarah kehidupan masyarakat di Papua,” ujar Ribka.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena juga mengajak masyarakat kedua daerah menjaga keharmonisan. Ia mengapresiasi kehadiran Ribka yang menyampaikan pesan persatuan kepada ASN dan masyarakat NTT.
Ribka Apresiasi Kinerja Pemprov NTT
Dalam kesempatan yang sama, Ribka mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi NTT dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi NTT yang mencapai 5,01 persen. Menurut Ribka, capaian tersebut berlangsung di tengah tantangan geografis dan kondisi topografi NTT.
Ribka berharap pemerintah daerah terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan. (de*)









