Bima Arya Gelar Gerakan Bersih Pantai Bersama ASN dan Praja IPDN di Lombok Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemendagri

Foto: Kemendagri

Jakarta, APGtimes.com — Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menggelar Gerakan Bersih Pantai bersama ASN Lombok Barat dan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/05).

Kegiatan itu berlangsung di Pantai Senggigi, Lombok Barat. Aksi tersebut mendukung program nasional Indonesia ASRI yang berarti Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Bima Arya menegaskan gerakan Indonesia ASRI tidak boleh berhenti sebagai acara seremonial. Pemerintah daerah harus menjadikan gerakan itu sebagai budaya sehari-hari.

“Ada satu hal yang dititipkan Presiden kepada seluruh kepala daerah. Pak Menteri Dalam Negeri juga meminta kita mengawal gerakan ASRI,” kata Bima Arya.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Aceh hingga Sumbar sampai 2028

Presiden Prabowo Soroti Kebersihan Wisata

Bima Arya mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap kebersihan daerah wisata, termasuk Lombok.

Menurutnya, Presiden ingin seluruh destinasi wisata di Indonesia terlihat bersih dan nyaman bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Karena itu, Bima meminta pemerintah daerah lebih serius menangani persoalan sampah. Dia juga meminta daerah mengelola kebersihan secara berkelanjutan.

Saat mengikuti lari pagi bersama praja IPDN, Bima masih melihat tumpukan sampah di sejumlah titik.

Meski begitu, dia menilai Pantai Senggigi tetap terlihat indah dan bersih. Dia berharap masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan setiap hari.

Komunitas Lingkungan Jadi Contoh

Bima Arya juga mencontohkan Komunitas Peduli Ciliwung di Bogor. Komunitas itu rutin membersihkan sungai dan taman selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Kemensos Temukan 800 Pendamping PKH Rangkap Pekerjaan, Gus Ipul Minta Gaji Dikembalikan

Menurutnya, gerakan seperti itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Kita ingin gerakan ini menjadi bagian dari kesadaran kolektif masyarakat,” ujarnya.

Praja IPDN Diminta Aktif di Lapangan

Bima Arya meminta praja IPDN tetap dekat dengan masyarakat ketika menjadi pemimpin daerah nanti.

Dia meminta para praja tidak hanya bekerja di balik meja atau menghadiri acara seremoni.

Menurutnya, kepala daerah harus aktif turun ke lapangan. Mereka juga harus menggerakkan seluruh jajaran pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama masyarakat. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB