Tagihan Listrik Bisa Naik, Ini 7 Peralatan Dapur yang Wajib Dicabut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi oven toaster, toaster oven. Mencabut peralatan dapur dari stopkontak bisa menghemat listrik.(SHUTTERSTOCK/ENJOY THE LIFE)

Ilustrasi oven toaster, toaster oven. Mencabut peralatan dapur dari stopkontak bisa menghemat listrik.(SHUTTERSTOCK/ENJOY THE LIFE)

Jakarta, APGtimes.com — Banyak orang membiarkan peralatan dapur tetap terhubung ke stopkontak demi alasan praktis. Padahal, kebiasaan itu dapat meningkatkan risiko kebakaran sekaligus membuat tagihan listrik membengkak.

National Fire Protection Association (NFPA) dan Consumer Product Safety Commission meminta masyarakat mencabut kabel peralatan dapur setelah selesai memakai alat elektronik.

Selain meningkatkan risiko korsleting, sejumlah perangkat elektronik juga terus menyedot daya listrik meski pemilik rumah tidak menggunakannya. Kondisi tersebut dikenal sebagai phantom consumption atau konsumsi listrik tersembunyi.

Mesin Kopi dan Teko Listrik Tetap Mengonsumsi Daya

Mesin kopi modern dengan fitur layar digital, Wi-Fi, dan auto-start tetap memakai listrik saat berada dalam posisi idle.

Pemilik perusahaan instalasi listrik My Electric Home, Jason Altshuler, mengatakan perangkat dengan layar besar dapat meningkatkan konsumsi listrik rumah tangga apabila pengguna terus menghubungkannya ke stopkontak.

“Mesin kopi pintar dengan layar besar bisa menggunakan beberapa watt saat dalam posisi idle,” ujar Altshuler.

Baca Juga :  Poco F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12,4 Juta

Selain itu, mesin espresso juga membutuhkan daya tinggi saat menjalankan proses pemanasan.

Slow Cooker dan Pressure Cooker Bisa Memicu Panas Berlebih

NFPA mengingatkan masyarakat terhadap risiko penggunaan slow cooker dan pressure cooker elektrik yang terus tersambung ke listrik dalam waktu lama.

Banyak model lama belum memiliki fitur mati otomatis sehingga alat tersebut dapat memicu panas berlebih.

Ahli listrik berlisensi NFPA, Corey Hannahs, mengatakan alat pemanas tanpa fitur pemutus otomatis memiliki risiko lebih tinggi.

“Peralatan yang paling saya khawatirkan adalah alat yang menghasilkan panas namun tidak memiliki kemampuan untuk mati secara otomatis,” katanya.

Pressure cooker elektrik juga biasanya tetap masuk ke mode hangat setelah pengguna selesai memasak. Kondisi itu membuat arus listrik terus mengalir ke perangkat.

Air Fryer dan Oven Mini Tetap Menyedot Listrik

Air fryer dan oven mini modern kini hadir dengan fitur digital dan mode pintar. Namun, perangkat tersebut tetap menyerap listrik selama pengguna masih menghubungkan kabel ke stopkontak.

Baca Juga :  iQOO Pad Ultra Resmi Meluncur, Tablet Gaming Ini Punya Kipas Pendingin dan Bisa Main Game PC

Selain itu, alat seperti griddle listrik dan hot plate membutuhkan waktu lama untuk mendingin setelah pemakaian. NFPA meminta pengguna segera mencabut kabel dan menunggu perangkat benar-benar dingin sebelum membersihkannya.

Toaster dan Blender Juga Perlu Dicabut

Toaster termasuk salah satu peralatan dapur yang berisiko memicu kebakaran apabila pengguna terus menghubungkannya ke listrik. Remah roti yang menumpuk di dalam alat dapat memicu api saat suhu meningkat.

Sementara itu, blender memang tidak menghasilkan panas. Namun, kabel blender yang terus terpasang dapat memperpendek usia perangkat akibat lonjakan arus listrik mendadak.

Altshuler mengatakan kebiasaan mencabut kabel perangkat elektronik tidak hanya membantu menghemat listrik, tetapi juga membantu memperpanjang usia pemakaian alat.

Karena itu, masyarakat perlu mulai mencabut kabel peralatan dapur setelah selesai menggunakan perangkat untuk mengurangi risiko kebakaran dan pemborosan energi listrik. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TikTok Punya Shopping Assistant, AI Baru yang Bisa Cari Produk hingga Bantu Checkout
iPhone 18 Pro Masuk Indonesia, Pre-order Dibuka 7 Oktober 2026
Poco F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12,4 Juta
Cara Hapus History YouTube di HP dan Laptop, Bisa Bersihkan Semua Riwayat
Samsung Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Dijual 7 Oktober, Harga Mulai Rp21,9 Juta
One UI 9 Android 17 Resmi Hadir di Galaxy S26 Indonesia, Update 4 GB
iPhone 18 Pro Laris 1,3 Juta Unit di China, Penjualan Naik 15 Persen
HMD Vibe 2 Pro 5G Resmi Meluncur, Bawa Kamera 64 MP dan Baterai 6.000 mAh
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:09 WIB

TikTok Punya Shopping Assistant, AI Baru yang Bisa Cari Produk hingga Bantu Checkout

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:59 WIB

iPhone 18 Pro Masuk Indonesia, Pre-order Dibuka 7 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Poco F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12,4 Juta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Cara Hapus History YouTube di HP dan Laptop, Bisa Bersihkan Semua Riwayat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Samsung Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Dijual 7 Oktober, Harga Mulai Rp21,9 Juta

Berita Terbaru