Tegas! Hanya 10 Menit Amran Sulaiman Cabut Izin Distribusi Pupuk

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amran Sulaiman Menteri Pertanian/Kepala Bapenas berdialog dengan 100 Badang Eksekutif Mahasiswa (BEM)-(Foto:Istimewa)

Amran Sulaiman Menteri Pertanian/Kepala Bapenas berdialog dengan 100 Badang Eksekutif Mahasiswa (BEM)-(Foto:Istimewa)

Jakarta, APGtimes.com– Amran Sulaiman Menteri Pertanian/Kepala Bapenas berdialog dengan 100 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Seluruh Indonesia, di kediamannya di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Dari Pertemuan itu, Amran langsung bertindak.

Dalam diskusi, Amran langsung bertindak mengeksekusi aduan terkait distribusi pupuk serta praktik illegal bawang merah yang disampaikan mahasiswa.

Sedikitnya 100 perwakilan BEM dari berbagai universitas di Indonesia menyampaikan langsung kondisi lapangan ke pada Amran Sulaiman.

Laporan mahasiswa sangat penting bagi pemerintah untuk menutup celah berbagai pelanggaran yang terjadi di sektor pertanian demi percepatan penegakan hukum.

Baca Juga :  Praktik Curang di Program MBG, KDMP, Dudung: Akan Ditindak

Mendindaklanjuti laporan mahasiswa, Amran dengan tegas langsung mencabut izin distribusi pupuk yang merugikan petani.

Selain itu, ia juga memerintahkan proses hukum terhadap pelaku. Atas gerak cepat itu, aparat menangkap pelaku distribusi bawang merah illegal dari Sumatera Utara berdasarkan laporan BEM.

Kemudian, Amran kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi pelanggaran yang merugikan petani.

“Pembiaran satu pelanggaran bisa memicu kejahatan yang lebih besar lagi,” tegas Amran.

Selain itu, ia mendukung mahasiswa yang aktif dan berani melaporkan pelanggaran di lapangan.

Ia menyebut mahasiswa sangat penting perannya sebagai pengawas dan penghubung menyampaikan informasi dari masyarakat ke pemerintah.

Baca Juga :  DPR Minta Audit 6.877 Dapur MBG, Potensi Pemborosan Capai Rp1 Triliun

Disamping itu, dalam dialog dengan mahasiswa ia memaparkan program strategis termasuk Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kemudian, Amran menyampaikan capaian di sektor pertanian nasional termasuk target ke depan di bidang swasembada pangan.

Seperti, stok beras nasional mencapai 5,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Ia menyebut capaian ini didukung data dari Badan Pusat Statistik,

Disamping itu, ia juga mempersilahkan mahasiswa untuk mengecek langsung kondisi gudang beras nasional. (ap)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026 dengan Sujud Syukur, Persiapan Haji 2027 Langsung Dimulai
Razia Scammer di Kamboja Picu Lonjakan, Hampir 12 Ribu WNI Minta Dipulangkan
Hari Pertama Potongan Ojol 8 Persen, Driver Mengaku Penghasilan Malah Turun
3 Kepala Sekolah Bersaksi di MK, Sebut Program MBG Tingkatkan Kehadiran dan Konsentrasi Siswa
Kapolri Ungkap Polri Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar dari 464 Kasus Migas
KAI Sumbar Tutup Seluruh 35 Perlintasan Liar, Keselamatan Perjalanan Kereta Meningkat
B50 Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, Kenali Kelebihan dan Risiko untuk Kendaraan Diesel
Harga BBM Pertamina di Jambi per 1 Juli 2026, Pertamax Tetap Rp16.650 per Liter
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:09 WIB

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026 dengan Sujud Syukur, Persiapan Haji 2027 Langsung Dimulai

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:09 WIB

Razia Scammer di Kamboja Picu Lonjakan, Hampir 12 Ribu WNI Minta Dipulangkan

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

3 Kepala Sekolah Bersaksi di MK, Sebut Program MBG Tingkatkan Kehadiran dan Konsentrasi Siswa

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:09 WIB

Kapolri Ungkap Polri Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar dari 464 Kasus Migas

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:06 WIB

KAI Sumbar Tutup Seluruh 35 Perlintasan Liar, Keselamatan Perjalanan Kereta Meningkat

Berita Terbaru